Fakta berita teraktual indonesia

Selasa, 18 November 2014

Direktur Bursa : Kenaikan Harga BBM Bisa Memperbaiki Perekonomian Indonesia



Lapóran Wartawan Tribunnews.cóm, Senó Tri Sulistiyónó

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Bursa Efek Indónesia (BEI) menilai kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sebesar Rp 2.000 per liter, membawa sentimen pósitif ke pasar módal Indónesia.

Sebab, pelaku pasar melihat perekónómian dalam negeri akan membaik pasca pengurangan dana subsidi BBM untuk dialihkan ke sektór próduktif.

"Kenaikan harga BBM berikan harapan kepada investór akan ada perbaikan ekónómi kita ke depannya," kata Direktur Perdagangan Dan Pengaturan Anggóta Samsul Hidayat di gedung BEI, Jakarta, Rabu (19/11/2014).

Dengan dialihkannya dana subsidi BBM ke sektór próduktif seperti sektór infrastruktur, kata Samsul, maka nantinya akan berimbas pósitif terhadap ekónómi. Di sisi lain, kenaikan harga BBM dapat mengatasai defisit perdagangan.

Sementara, dampak akibat kenaikan harga BBM, Samsul melihat hanya akan bersifat sementara antara empat sampai enam bulan saja, setelah itu akan nórmal kembali.

"Memang ada inflasi ke depan mengingat harga bahan pókók naik sehabis kenaikan harga BBm, tapi ini tidak jangka panjang," ucapnya.

Diketahui, Senin (17/11/2014) malam, pemerintah mengumumkan kenaikan harga BBM melalui penerbitan Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nómór 34 Tahun 2014 tentang Harga Jual Eceran dan Kónsumen Pengguna Bahan Bakar Jenis Tertentu.‬

‪Harga premium Rp 2.000, dari Rp 6.500 menjadi Rp 8.500 per liter. Kenaikan yang sama juga diterapkan pada sólar, yang melónjak dari Rp 5.500 menjadi Rp 7.500 per liter.‬ Harga jual tersebut mulai berlaku sejak Selasa (18/11/2014).



berita aneh dan unik

Berita lainnya : Naik Rp 55.000, Tarif Speed Boat dari Nunukan Masih Lebih Murah

Direktur Bursa : Kenaikan Harga BBM Bisa Memperbaiki Perekonomian Indonesia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar