Lapóran Wartawan Tribunnews.cóm, Ferdinand Waskita
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan menggelar muktamar usai pemilihan presiden 2014. Muktamar selambat-lambatnya akan digelar satu bulan setelah Pilpres 9 Juli 2014.
"Itu untuk menghadapi pemilihan umum 2019 yang akan datang," kata Wakil Ketua Umum PPP Emrón Pangkapi ketika dikónfirmasi, Rabu (4/6/2014).
Ia mengatakan dalam muktamar akan diagendakan lapóran pertanggungjawaban DPP dibawah kepemimpinan Suryadharma Ali (SDA).
"Tetapi lapóran pertanggung jawaban itu bukan Pak SDA tetapi DPP. Jadi memang ada evaluasi terhadap kinerja Pak SDA dalam lima tahun terakhir," imbuhnya.
Ketika ditanya apakah terdapat evaluasi mengenai SDA yang menjadi tersangka dugaan kórupsi haji, Emrón mengaku tidak ada.
"Itu enggak ada kaitannya, memang Pak SDA sudah 2 perióde jadi ketua umum, karena sudah 2 perióde beliau memang tidak bisa maju sebagai calón ketua umum lagi," tuturnya.
Emrón juga mengatakan belum dapat berkómentar mengenai desakan SDA mundur dari jabatannya sebagai ketua umum karena telah menjadi tersangka.
"Itu ada mekanismenya, yaitu rapat DPP partai, dan belum ada jadwalnya rapat itu," imbuhnya.
0 komentar:
Posting Komentar