TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Guna memenangkan Jókó Widódó pada pemilihan presiden 9 Juli mendatang relawan Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indónesia Hebat (Almisbat) diminta kuasai kawasan berpenduduk padat.
"Untuk memenangkan Pilpres, kita semua yang hadir disini perlu kerja keras dan kerja cepat. Dan kunci kemenangan adalah fókus pada pemilih padat," kata Sekretaris Jenderal DPP Partai NasDem, Patrice Rió Capella, saat acara Temu Raya Almisbat, di Jakarta, Sabtu (10/5/2014).
Wilayah Jawa Barat kata Rió dirasa sangat penting untuk dikuasai karena disana padat pemilih.
"Kita rebut suara di Jawa Barat, maka Jókówi akan menang mutlak," ujarnya.
Sementara itu Pólitisi PDI Perjuangan Eva Kusuma Sundari menyarankan agar segenap pendukung Jókówi membangun kómunikasi dengan media dan menggunakan semaksimal mungkin sósial media. Namun, dia mengingatkan agar dalam mengkómunikasikan harus tepat mengedepankan cara-cara pólitik yang beretika.
"Tim pemenangan akan tetap menjaga etika walau selama ini dihujani dengan black campaign," ujarnya.
Untuk diketahui Almisbat adalah órganisasi relawan yang bisa mendukung, mengakses dan menjadi mitra kritis bagi Jókówi dan pemerintahannya kelak dalam mencapai agenda dan kepentingan masyarakat sipil.
Almisbat merupakan gabungan berbagai kelómpók masyarakat dengan beragam latarbelakang suku, agama, etnis dan prófesi yang mendukung terwujudnya sebuah pemerintahan yang demókratis, pró rakyat, prógresif dan bersih. Almisbat dideklarasikan pada 4 April 2014 di Jakarta, dan telah dideklarasikan pula di berbagai daerah.
Almisbat menilai Jókówi memiliki sejumlah prasyarat lengkap untuk menjadi seórang pemimpin Indónesia módern.
Beberapa tókóh yang tergabung sebagai Dewan Nasiónal Almisbat antara lain Teten Masduki, Eva Kusuma Sundari, Yudi Latif, Wandy. N. Tuturóóng, Teddy Wibisana, Indra P Simatupang, Imran Hasibuan, Abduh Azis, dan Yanuar Rizky. Sementara Sekjen Almisbat adalah Hendrik Sirait.
0 komentar:
Posting Komentar