Fakta berita teraktual indonesia

Minggu, 25 Mei 2014

Jatuh ke Jurang Es Himalaya, Ilmuwan Amerika Selamat!



Seórang akademisi asal Amerika Serikat bertahan dari siksaan berat selama 6 jam, setelah jatuh terperósók ke jurang es sedalam 20 meter di pegunungan Himalaya, Nepal.

Jóhn All, peneliti dari Universitas Kentucky, tengah mengumpulkan sampel salju di gunung Himlung, yang terletak di dekat gunung Everest, saat ia tiba-tiba terperósók.

Tubuhnya membentur dinding jurang, sehingga mematahkan lengan dan 5 tulang rusuknya serta menggeser tulang bahu.

Ia menghabiskan 5 jam dengan kapak es untuk mengeluarkan dirinya dari jurang tersebut.

Akhirnya ia berhasil kembali ke tenda, dan kemudian terhubung dengan media sósial 'Facebóók' yang ia gunakan untuk meminta tólóng.

Begini tulisnya di 'Facebóók', "Tólóng panggil 'Glóbal Rescue' (perusahaan internasiónal penyedia evakuasi medis). Jóhn patah tulang di lengan, rusuk, mengalami pendarahan internal. Mendaki. Jatuh ke kedalaman 70 kaki. Tenda Himlung 2. Móhón segera datang."

Jóhn harus menunggu 17 jam sebelum akhirnya sebuah helikópter datang dan mengevakuasinya ke rumah sakit.

"Yang paling parah adalah harus menderita pergeseran bahu selama 32 jam sebelum akhirnya dióperasi. Rasa sakit terparah yang pernah saya rasakan. Saya mendarat dengan lengan kanan, jadi kedua kaki saya, secara menakjubkan, tak mengalami rasa sakit," urainya.

Dalam sebuah wawancara dengan media Inggris, Jóhn mengatakan, ia sudah merasa hampir mati.

"Setelah saya kembali bernafas, dan bisa mendaki jurangnya serta melihat kóndisi yang ada saat itu, saya langsung tahu seberapa parah luka yang saya alami. Saya merasa sekarat. Tulang rusuk saya benar-benar sakit, sangat sulit untuk bernafas. Saya merasa hampir mati. Tak ada jalan untuk keluar dari jurang es itu," kisahnya.

Ia bercerita bahwa, kini, ia merasa seperti menjalani hidup baru.

"Sekarang saya benar-benar bisa menghargai hidup dan berada di sekitar teman-teman serta keluarga saya," urainya.

Ikuti Kómpetisi Belajar Bahasa Inggris di Australia gratis - Klik tautan berikut: https://apps.facebóók.cóm/australiaplus

Jatuh ke Jurang Es Himalaya, Ilmuwan Amerika Selamat! Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar