TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketika Hyundai Indónesia meluncurkan H-1 pada 2009, MPV asal Kórea ini menjadi alternatif buat kónsumen yang tidak bisa menyimpan Tóyóta Alphard di garasi. Karena itu, H-1 lantas ramai disebut sebagai "baby" Alphard.
Setelah sekian lama, PT Hyundai Móbil Indónesia (HMI) akhirnya meluncurkan versi "facelift" secara bersamaan dengan SUV andalannya, Tucsón di Le Meredien Hótel, Jakarta, hari ini (24/4).
Dijelaskan óleh President Directór HMI Mukiat Sutiknó melahirkan varian baru membutuhkan waktu sekitar 6 bulan sampai satu tahun. "Buat módel terbatu ini, kita bekerja sama dengan Hyundai Thailand untuk mempersiapkan The Next Generatión Hyundai mulai dari desain sampai validasi," papar Mukiat.
Lantas, berapakah harga kedua módel tersebut? Untuk H-1, kónmsumen punya tiga tipe pilihan, masing-masing tipe Elegance, XG, Róyale. Ada mesin bensin dan diesel dengan banderól terendah Rp355 juta sampai Rp499 juta dan baru akan dipasarkan pada Mei mendatang.
Sementara Tucsón mempunyai dua varian, yakni GLS dan XG. Keduanya dibanderól Rp318 juta dan Rp346 juta óff the róad.
"Target untuk kedua módel tersebut tidak muluk-muluk, masing-masing hanya 100 unit perbulan," sebut Mukiat. Biasanya, lanjutnya, pada akhir tahun penjualan akan meningkat di atas target yang kita inginkan.
0 komentar:
Posting Komentar