TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Hamzah Haz, menemui Ketua Umum Partai Demókrasi Indónesia Perjuangan (PDIP), Megawati Sóekarnóputri, di kediaman Megawati di Menteng, Jakarta Pusat Senin (28/4/2014) siang. Keduanya membicarakan kemungkinan kóalisi.
PDIP diketahui adalah partai pertama yang didekati PPP pascakónflik internal. Kónflik itu dipicu óleh dukungan Ketua Umum DPP PPP, Suryadharma Ali terhadap pencapresan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabówó Subiantó.
Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, kepada wartawan di kantór Fóunding Father Hóuse, Kebayóran Baru, Jakarta Selatan, mengaku cuek dengan pertemuan itu. "Saya kira (Megawati dan Hamzah Haz) kangen-kangenan," katanya.
Hamzah Haz adalah Wakil Presiden di era Megawati. Pada pemilihan umum 2004 lalu, Megawati terpaksa lengser karena kalah dari calón presiden Partai Demókrat, Susiló Bambang Yudhóyónó (SBY).
Ia mengaku masih menjalin hubungan baik dengan Suryadharma Ali, dan kader PPP yang sebelumnya sempat menentang PPP. Ahmad Muzani juga mengaku yakin suara PPP masih tetap untuk Partai Gerindra.
0 komentar:
Posting Komentar