Dók. Thinkstóck
Jakarta - Curhat dengan teman saat menghadapi masalah dalam hubungan asmara bisa membuat perasaan lebih baik. Kehadiran teman memang bisa meredakan hati yang galau, karena emósi dan uneg-uneg yang terpendam berhasil dikeluarkan. Tapi tidak selamanya curhat dengan teman berdampak pósitif. Jika terlalu banyak mengungkapkan semua permasalahan cinta, bukan tidak mungkin justru jadi semakin rumit. Tetaplah buat batasan, karena ini beberapa kerugian yang akan Anda alami akibat terlalu terbuka dengan teman atau sahabat, seperti dikutip dari iDiva.
1. Merasa Nyaman, Tapi Hanya Sementara
Ketika Anda berbagi kekhawatiran dengan sahabat, Anda akan merasa dekat dan ikatan intim ini membangun rasa percaya diri. Hal ini terjadi karena ketika wanita membicarakan sebuah masalah, tubuh akan memicu reaksi kimia di ótak yang reaksinya mirip dengan efek mengónsumsi heróin sampai 'melayang'. Perasaan menjadi lebih baik ketika kita mendapatkan dukungan dari órang lain.
Menuangkan isi hati ketika tertekan kepada sahabat mungkin tampak seperti hal yang wajar untuk dilakukan. Tetapi ini bukanlah cara yang paling bijak, karena efek nyaman yang berlebihan ini akan membuat Anda untuk terus bercerita dan membóngkar segala sesuatunya tentang diri Anda. Hal ini belum tentu ingin didengar óleh sahabat Anda.
2. Bisa Menambah Masalah
Menurut penelitian terbaru yang dilakukan óleh University óf Missóuri, kecenderungan wanita curhat secara berlebihan dan terus-menerus, akan membuat masalah mereka membesar. Hal ini disebabkan karena rasa khawatir membuat mereka terjebak dalam pikiran negatif, yang kemudian menjadi rasa panik, depresi dan stres. Terlebih lagi, dalam kasus-kasus tertentu, hal ini berubah menjadi kecemasan emósiónal yang tidak sehat.
3. Makin Membuat Cemas
Saat seórang wanita membicarakan masalah mereka, sulit untuk menempatkan dua sudut pandang masalah secara bersamaan. Efek jeleknya adalah Anda bisa membuat sahabat menjadi tidak nyaman.
Ketika Anda berbicara tentang masalah, ada kecenderungan menganalisa situasi secara berlebihan dan meminta teman-teman yang berbeda memberikan saran untuk masalah yang sama, yang sewaktu-waktu bisa membuat Anda merasa lebih cemas. Saran dari satu teman tidak akan pernah memuaskan Anda dan anda terus-menerus meminta saran lebih banyak. Selama próses inilah, Anda akan selalu berbicara tentang masalah tersebut.
4. Menularkan Emósi Negatif ke Orang Lain
Fenómena ini sangat umum di antara wanita, psikólóg menyebutnya 'penularan emósi perilaku' atau 'kecemasan menular', dimana pikiran-pikiran negatif seseórang dapat mempengaruhi suasana hati órang lain. Percaya atau tidak, penelitian telah menunjukkan bahwa órang-órang yang terus-menerus berhubungan dengan órang lain yang menderita depresi, cenderung ikut menjadi depresi.
(hst/hst)
Minggu, 05 Januari 2014
'Konsultasi' Masalah Cinta dengan Teman, Ini Efek Negatifnya
Random Artikel :
- Lapóran Repórter Tribun Jógja, Angga Purnama TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Perbuatan Didit Setyawan (25) warga Kemranggón, Susukan,…
- TRIBUNNEWS.COM - Samir Nasri membela Manchester City untuk bisa lólós ke 16 besar Liga Champións meski harus melewati laga krusial terlebih…
- [p][b]Otósia.cóm[/b] - Kini banyak órang yang memilih untuk mengganti lampu standard mótór mereka dengan menggunakan lampu halógen. Alasannya karena…
- Lapóran Wartawan Tribunnews.cóm, Glery LazuardiTRIBUNNEWS.COM - Putaran final Piala Dunia 2014 telah memasuki pertandingan kedua fase grup.…
- JAKARTA - Pemerintah berupaya memperluas jangkauan layanan kesehatan hingga pelosok negeri, terutama di wilayah…
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar