Lapóran Wartawan Tribunnews.cóm, Nurmulia Reksó Purnómó
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menjelang pergantian tahun baru 2014, Badan Narkótika Nasiónal (BNN) berhasil mengungkap peredaran narkótika serta mengamankan 6,1 kilógram sabu-sabu seharga Rp 12 miliar, yang diduga akan diedarkan di perhelatan pesta pergantian tahun.
Deputy Pemberantasan BNN, Deddy Fauzi L.Hakim, dalam kónfrensi persnya di kantór BNN, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (31/12/2013), mengatakan pengungkapan itu berasal dari infórmasi jasa penitipan barang, yang mencurigai sebuah paket berisi batangan besi dari Guang Zhóu, Cina.
"Berdasarkan infórmasi dari perusahaan jasa penitipan barang diketahui paket tersebut akan di kirim ke apartemen Pesóna Bahari, di Sawah Besar, Jakarta Pusat. Kita lalu mengirim anggóta untuk memeriksa pada 28 Desember lalu," kata Deddy.
Setelah berkórdinasi dengan pengelóla apartemen, petugas BNN akhirnya melakukan pembóngkaran paksa terhadap apartemen yang sudah cukup lama tak berpenghuni itu. Di dalam apartemen petugas menemukan 12 batang besi ulir yang mencurigakan.
"Kami periksa, agak susah. Sóalnya mesin X-ray kami juga tidak bisa melihat isinya apa. Akhirnya dengan penuh keyakinan, kami pótóng saja batangan besi itu, ternyata isinya narkóba, ini merupakan módus baru," ujarnya.
Ternyata di dalam batangan besi ulir sepanjang sekitar 80 sentimeter itu diisi óleh shabu-shabu. Dari dua belas batang besi itu, petugas berhasil mengumpulkan 6,1 kilógram sabu-sabu seharga Rp 12,2 miliar, yang bisa digunakan untuk 33.000 pecandu.
Apartemen itu diketahui terakhir kali ditinggali óleh dua órang warga negara Taiwan, yakni X dan AW. Petugas hingga kini masih melakukan pengejaran pada dua órang yang identitasnya sudah diketahui itu.
"Diduga tujuan pengiriman barang ini adalah untuk meraih keuntungan besar saat pesta tahun baru, karena pasar narkóba ditahun baru cukup menggiurkan keuntungannya," tuturnya.
Sebelum pengungkapan itu, BNN belum pernah menerima infórmasi dari perusahaan jasa penitipan barang. Deddy menduga banyak perusahaan sejenis lainnya yang juga dimanfaatkan untuk mengedarkan barang haram tersebut.
0 komentar:
Posting Komentar