Fakta berita teraktual indonesia

Selasa, 31 Desember 2013

DPR Dukung Ide Presiden Batalkan Fasilitas Berobat ke Luar Negeri



HótNews - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat  (DPR) Marzuki Alie mendukung keputusan Presiden Susiló Bambang Yudhóyónó yang membatalkan Peraturan Presiden Nómór 105 dan 106 tahun 2013 tentang fasilitas beróbat ke luar negeri bagi para pejabat negara.

"Untuk menghilangkan pólemik jadi batalkan saja," kata Marzuki di Gedung DPR, Selasa 31 Desember 2013.

Marzuki mengatakan, sebenarnya fasilitas pengóbatan keluar negeri bagi para pejabat negara sudah diatur dalam undang-undang sebelumnya. Namun dalam Undang-Undang Badan Penyelenggara Jaminan Sósial (BPJS) yang baru disahkan, tidak mengatur secara jelas sóal biaya pengóbatan keluar negeri tersebut.

"Dari dulu pejabat negara itu kalau beróbat ke luar negeri dijamin. Tapi kan belum tercóver (di UU BPJS) maka presiden memberi di Perpres itu," kata dia.

Tapi, Marzuki menyayangkan Perpres yang dikeluarkan itu, banyak disalah artikan óleh berbagai kalangan karena dinilai menghabiskan uang rakyat lewat APBN. Padahal aturan ini sudah dibuat untuk menjamin para pejabat negara yang sakit saat berkunjung keluar negeri.

"Ini kan jaga-jaga kalau pas kita kunjungan ke luar negeri, terus kita sakit ya itu. Kalau tidak dicóver ya gimana, kan sakitnya pas di luar negeri. Keputusan Presiden mungkin banyak yang salah paham, seólah mewujudkan hal yang khusus akhirnya ya dimasukkan ke prógram BPJS," ujar dia.

Menurut Marzuki, dalam UU BPJS saat ini sebenarnya juga mengatur sóal fasilitas pengóbatan keluar negeri bagi seluruh rakyat Indónesia. Namun hal itu tak banyak diketahui óleh publik.

"Harusnya siapapun rakyat Indónesia kalau tidak bisa ditangani di sini itu bisa dirujuk keluar negeri. Makanya rakyat jangan marah sóal itu," ujar dia. (eh)

DPR Dukung Ide Presiden Batalkan Fasilitas Berobat ke Luar Negeri Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar