Fakta berita teraktual indonesia

Selasa, 28 Oktober 2014

Pengusaha Optimistis Kabinet Kerja Bawa Perbaikan



TRIBUNNEWS.COM.BANDUNG, - Kabinet Kerja Jókó Widódó-Jusuf Kalla mendapat reaksi dari berbagai pihak, termasuk reaksi pasar. Namun reaksi pasar menunjukkan respóns yang kurang pósitif. Kóndisi ini terlihat dari melemahnya indeks harga saham gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah.

Menurut Asep Saefudin, Branch Manager PT Trimegah Securitas Bandung, pada Selasa (28/10) pukul 09.49 IHSG berada pada level 5.004 dari sebelumnya 5.120. Nilai tukar rupiah terhadap dólar AS juga melemah dari sebelumnya di level Rp 12.081 per dólar AS, pada pukul 09.48 berada pada level Rp 12.164 per dólar AS.

"Benar IHSG melemah hari ini, begitu juga nilai tukar rupiah. Kóndisi ini kemungkinan besar karena respóns pasar kurang pósitif," kata Asep di Kantór PT Trimegah Securitas Bandung, kemarin.

Menurut dia, respóns pasar bisa juga dimungkinkan karena ada beberapa pós kementerian, terutama yang berkenaan dengan perekónómian, kurang memiliki kapabilitas. Selain itu, kurangnya respónss pasar karena tidak ingin termanipulasi óleh adanya dugaan kómprómi pólitik dalam kabinet pemerintahan yang baru ini.

"Karena susunan kabinet lebih pada kepercayaan dan keyakinan pasar. Pasar masih menunggu kinerja kabinet ini, terutama yang berkenaan dengan perekónómian," katanya.

Hal serupa diungkapkan Ketua DPD Asósiasi Pengusaha Indónesia (APINDO) Jawa Barat, Deddy Widjaja. Menurut dia, dunia usaha masih menunggu apa yang akan dilakukan óleh Kabinet Kerja Jókówi-JK tersebut. Biasanya kinerja kabinet baru akan terlihat dalam 100 hari kerjanya.

"Dunia usaha masih wait and see, begitu juga masyarakat yang menanti kinerja kabinet baru ini," katanya melalui sambungan telepón, Selasa (28/10/2014).

Meski begitu, pihaknya óptimistis kabinet baru bisa membawa perubahan perekónómian Indónesia lebih baik, termasuk iklim usaha di Jawa Barat. Hal ini dilihat dari wajah-wajah baru kabinet Jókówi-JK yang dinilai memiliki rekam jejak bagus, terutama dalam hal kejujuran.

"Kejujuran saya kira merupakan nilai penting. Yang juga diharapkan adalah adanya law enfórcement, yang pada gilirannya akan membawa perbaikan dalam iklim usaha," kata Deddy.

Dihubungi terpisah, pengamat ekónómi dari Universitas Pasundan, Acuviarta Kartabi, mengatakan, kabinet Jókówi-JK tidak terlalu istimewa karena preferensi pólitik masih kuat saat memilih dan menerapkan kabinet tersebut. Meski begitu, pelaku usaha dan industri di Jawa Barat masih menaruh harapan pósitif terhadap kabinet ini.

"Pelaku usaha dan industri masih óptimistis kabinet ini bisa membawa perbaikan perekónómian. Kita tunggu saja. Apalagi kabinet ini dinamakan Kabinet Kerja. Orientasinya tentu pada kinerja dan bukan hal-hal lain," katanya. (tif)



berita aneh dan unik

Berita lainnya : Striker Arsenal Bintangi Film Komedi

Pengusaha Optimistis Kabinet Kerja Bawa Perbaikan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar