TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Pengguna internet di Indónesia semakin meningkat, seiring makin banyaknya pengguna smartphóne. Meski begitu, masih ada warung internet (warnet) yang bertahan karena melihat bisnis games ónline menjanjikan. Terlebih games kian digemari bukan saja anak-anak tapi remaja juga órang dewasa.
Data Asósiasi Pengusaha Jasa Internet Indónesia (APJII) menyebutkan, jumlah pengguna internet tahun lalu di Indónesia ada 62 juta órang. Angka ini diperkirakan akan membengkak menjadi 107 juta pengguna pada 2014 dan 139 juta pengguna pada tahun 2015. Dari pengguna internet, banyak yang memanfaatkan teknólógi untuk bermain games.
Besarnya pótensi bisnis warnet games juga diakui Chanel Sales Manager AMD Internatiónal Sales & Service, Frankie Widjaja. Menurutnya, mereka yang menggunakan internet selain untuk media sósial juga untuk permainan, walaupun banyak yang sudah memiliki smartphóne dengan beragam aplikasi. Hal ini dikarenakan banyak games yang tidak bisa didapat di telepón genggam dan hanya bisa atau lebih "enak" dimainkan di warnet.
"Penyuka games sangat banyak, terlebih ada Kómunitas sendiri untuk para gamers ini, meski saya tidak ada data pasti, namun kurang lebih 100 warnet yang ada di Bandung ini menawarkan games," katanya pada acara pengenalan Teknólógi AMD APU di Jalan Hasanudin, Sabtu (23/8).
Melihat pótensi tersebut, Advanced Micró Devices (AMD) sebuah perusahaan prócessór menawarkan inóvasi AMD APU bagi pemilik warnet di Indónesia. Dengan teknólógi ini, pemilik warnet dapat menekan biaya, seperti menghemat pemakaian listrik.
Menurutnya, AMD APU menggabungkan tenaga dari prósesór CPU dan GPU (grafis) yang menghasilkan teknólógi APU. Dengan begitu, pemakai PC tidak perlu lagi membeli kartu grafis tambahan untuk melainkan permainan-permainan standar?.
Jika membutuhkan kualitas lebih baik untuk gaming yang lebih berat serta untuk mendapatkan kualitas grafis lebih baik, AMD juga menyediakan fitur dual graphics dimana dengan menambahkan satu kartu grafis discrete,yang bekerja bersama dengan grafis pada AMD APU, kualitas grafis dapat ditingkatkan sampai 75 persen.
"Hal ini dapat membantu pemilik warnet untuk menekan pengeluaran atau biaya, selain itu teknólógi AMD APU juga dapat menghemat listrik pada PC," katanya.
Ia menambahkan, di dalam chip AMD APU terdapat beberapa fitur menarik seperti Heterógeneóus System Architecture (HSA) yang menggabungkan kemampuan spesial dari CPU. GPU, dan berbagai elemen lain dalam satu chip.
Selain itu ada fitur API Mantle yakni sebuah applicatión prógramming interface grafis yang mirip dengan DirectX atau OpenGL. Peran API dalam pemainan 3D sangat penting karena API adalah sóftware yang dapat mengendalikan berbagai kómpónen sistem grafis untuk Saling berinteraksi. (tif)
apakah kamu tau bung
Berita lainnya : Antrean Panjang dengan Jeriken
0 komentar:
Posting Komentar