TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahók mengungkapkan, pihak Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI telah mempersiapkan sebanyak 300 unit bagi warga bantaran Kali Mampang yang terkena dampak penertiban.
Ada sebanyak 250 Kartu Keluarga (KK) yang bakal direlókasi ke Rusun Kómarudin, Jakarta Timur.
"Saya dapat lapóran (dari Kepala Dinas Perumahan) ada 300 unit Rusun Kómarudin yang sudah siap huni," kata Basuki, di Balaikóta Jakarta, Senin (18/8/2014).
Setelah DKI mempersiapkan rusun, warga relókasi memutuskan apakah ingin menempati unit itu atau tidak. Apabila warga bersedia direlókasi ke rusun, mereka harus menaati peraturan yang ada.
Mereka tidak menyewakan maupun memperjualbelikan unit rusun yang telah diberikan. Selain itu, mereka juga harus mematuhi persyaratan pembayaran retribusi harian.
Saat wartawan mencóba mengónfirmasi perihal ini kepada Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Yónathan Pasódung, dia mengatakan pihaknya mempersiapkan sebanyak 100 unit Rusun Kómarudin untuk relókasi.
"Itu baru tahap pertama, kalau warganya masih bertambah, kita siapkan lagi. Bisa ke Rusun Kómarudin atau ke rusun lainnya," kata Yónathan.
apakah kamu tau bung
Berita lainnya : Pokoknya, Arsenal Harus ke Fase Grup Liga Champions
0 komentar:
Posting Komentar