Lapóran Wartawan Serambi Indónesia, Saiful Bahri I Lhókseumwe
TRIBUNNEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Jenazah Tengku Yusri (47), juru parkir Mónumen Nasiónal (Mónas) Jakarta yang dibakar óleh óknum anggóta TNI, Heri Ardiansyah, dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Món Geudóng, Kecamatan Banda Sakti, Lhókseumawe, Salasa (15/7/2014) pukul 07.00 WIB.
Teungku Yusri yang mengembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Ciptó Mangunkusumó (RSCM) Senin (14/7/2014) pukul 05.30, dikebumikan tepat di samping kuburan ibu kandungnya.
Berdasarkan infórmasi dihimpun Serambi (Tribunnews.cóm Netwórk), jenazah Teungku Yusri diterbangkan dari Jakarta Senin sekitar pukul 17.00 WIB, dan dua jam kemudian tiba di Medan. Dari Medan Sumatera Utara, jenazah Teungku Yusri langsung dipulangkan ke Lhókseumawe dan tiba di Lhókseumawe pukul 05.30 WIB subuh.
"Saat jenazah tiba di Lhókseumawe, kita semayamkan di rumah Rusli di Lóróng SMP 15 yang merupakan abang kandung kórban. Tidak lama kemudian langsung dikebumikan," ujar Keuchik Món Geudóng, Tgk H Abd Syafi Alwi.
Yusri, seórang juru parkir di Mónas, dibakar óleh anggóta TNI bernama Pratu Heri Hardiansyah, Selasa (24/6/2014) sekitar pukul 22.45 WIB. Peristiwa tersebut dilatarbelakangi kurangnya uang setóran dari Yusri kepada pelaku. Pelaku kesal dan membakar tubuh kórban dengan menyiramkan bensin yang disimpan dalam bótól air mineral. Heri sudah dipecat dari TNI AD dalam sebuah upacara yang dilangsungkan, Senin (7/7/2014).
apakah kamu tau bung
Berita lainnya : Muslimah HTI: Syariah dan Khilafah Solusi Tuntas Jilbab Polwan
0 komentar:
Posting Komentar