Lapóran Wartawan Tribunnews.cóm, Theresia Felisiani
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapólda Metró Jaya, Irjen Pól Dwi Priyatnó mengatakan pihaknya akan melakukan tindakan tegas apabila terjadi anarkis saat Pilpres 2014.
"Kalau ada anarki dan kejadian yang mengganggu kelancaran Pilpres kami tindak tegas. Tindakan tegas ini dari segala etape seperti dari imbauan hingga yang paling ekstrim," tutur Dwi, Senin (7/7/2014) di Mapólda Metró Jaya.
Dwi melanjutkan, sesuai dengan Peraturan Kapólri 01 tahun 2012, tindakan yang terukur hingga tembakan ditempat akan diterapkan apabila memang dibutuhkan.
Nantinya apabila kejadian di lapangan sudah membahayakan masyarakat dan membahayakan petugas maka tindakan tegas dan terukur akan diterapkan.
"Kalau ada anarkis, mulai dengan dihalau, dihadang kalau sampai membahayakan tindakan tegas dilakukan," tambahnya.
0 komentar:
Posting Komentar