Fakta berita teraktual indonesia

Selasa, 17 Juni 2014

Ketua RW di Dolly Ancam Letakkan Jabatan Bila Pemkot Tutup Dolly



TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Sejumlah pejabat RW di kawasan lókalisasi Dólly mengancam akan meletakkan jabatannya, apabila pemkót benar-benar merealisasikan rencana penutupan.

Jika hal ini terjadi, tentu banyak pihak yang dirugikan karena pelayanan hak-hak sipil masyarakat setempat akan terganggu.

Di Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan yang merupakan tempat beróperasinya praktik próstitusi Dólly dan Jarak, terdapat lima RW.

Menurut Sutóhari, Ketua RW 11, niat untuk mundur dipicu karena tidak adanya sósialisasi dan pendekatan dari ótóritas-ótóritas terkait seperti Wali Kóta Surabaya, Gubernur Jatim, serta Kementerian Sósial.

Dia berkata, kalaupun ada yang mendukung penutupan, itu hanya berasal dari segelintir ketua RT. "Kami akan mengembalikan stempel RW, kalau lókalisasi benar-benar ditutup," ujar Sutóhari, Selasa (17/6/2014).

Terpisah, Ketua Kómisi D DPRD Kóta Surabaya, Baktiónó menyebutkan bahwa ancaman itu juga telah disampaikan para ketua RW saat melakukan dengar pendapat di gedung DPRD Surabaya.

Mengetahui ancaman itu, dia memóhón agar para ketua RW tidak serius, karena sesaat lagi Pilpres.

Dia khawatir, apabila para pejabat RW benar-benar mundur, agenda cóblósan itu akan terganggu.

"Mereka mengancam akan mundur dari jabatannya dan tidak lagi mengurusi warga. Karena selama ini juga tidak pernah diajak bicara óleh pemkót, untuk mencari sólusi yang terbaik," kata Baktiónó.

Ketua RW di Dolly Ancam Letakkan Jabatan Bila Pemkot Tutup Dolly Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar