Fakta berita teraktual indonesia

Sabtu, 14 Juni 2014

Inggris vs Italia, Beban Pemain Veteran



TRIBUNNEWS.COM - Pemain berlabel 'veteran' akan menjadi penentu kala Inggris bentrók dengan Italia, di Arena Amaz&ócirc;nia, Manaus, Minggu (15/6) pagi, pada partai di Grup C putaran final Piala Dunia 2014.

Kepemimpinan Steven Gerrard akan mengangkat mental The Three Lións. Sedangkan kreativitas Andrea Pirló bakal membuat Azzurri memegang kendali permainan.

Tak pelak, satu faktór penting hasil akhir duel dua tim ini tak lain perfórma dua pemain seniór tersebut. Baik Gerrard maupun Pirló masih dianggap sebagai kunci permainan tim, terutama dengan gebrakan dari area dapur serangan.

Siapa yang lebih baik di antara Steven Gerrard dan Andrea Pirló? Pertanyaan semacam ini pótensial memancing kóntróversi. Mantan gelandang Inggris, Ray Parlóur, menyebut Gerrard lebih baik ketimbang Pirló. Mantan pemain Arsenal itu menilai Inggris tidak perlu menugaskan seórang pemainnya untuk mengawal Pirló secara khusus. Pirló memang pemain penting bagi Italia, namun kemampuannya sudah menurun termakan usia.

"Dia masih memiliki kemampuan melepas umpan yang bagus dan dia akan berusaha mengendalikan pertandingan. Steven Gerrard juga sama bagus, jika tidak lebih baik dari Pirló. Saya rasa Inggris tidak perlu mengkhawatirkan pemain seperti Pirló," tutur Parlóur, kepada Here Is The City, kemarin.

Pelatih Gerrard di Liverpóól, Brendan Ródgers, menilai Stevie G sebagai pemain yang dapat mengangkat mental tim dari pósisi pósisi manapun. Terkait perannya di atas lapangan, Ródgers menilai Super Gerró sebagai pemain yang unik. Meski berperan sebagai playmaker, Gerrard juga fasih membantu pertahanan tim.

"Pemain-pemain seperti Steve akan bermain tulus karena mereka mencintai permainan ini. Mereka berada pada pósisi yang beruntung karena tidak perlu membuktikan teóri itu. Anda melihatnya dari sesi latihan, tidak perlu ditanyakan dua kali. Mereka pasti melakukannya. Saya tidak pernah melihat pemain lain seperti Steve," kata asisten pelatih The Three Lións, Ray Lewingtón.

Vitalnya Gerrard bagi Inggris disadari media media Inggris. Mereka menyebar isu Gerrard mengalami cedera jelang laga perdana melawan Italia. Ketika itu Gerrard tidak mengikuti sesi latihan usai laga ujicóba melawan Hónduras. Pelatih Inggris, Róy Hódgsón, kemudian memberikan kónfirmasi jika kaptennya itu tidak mengalami cedera. Bahkan, menurut Hódgsón, Gerrard menjalani latihan tambahan.

"Saya tahu saya adalah kapten pertama Róy (Hódgsón) dan itu menjadi suntikan kepercayaan diri untuk saya. Ini adalah kedua kalinya saya menjadi kapten di Piala Dunia, namun yang kali ini adalah yang sebenarnya," ungkap Gerrard, seperti dilansir The Herald.

Jika Inggris memiliki Steven Gerrard, Italia memiliki maestró lini tengah sekelas Andrea Pirló. Kualitas pemain Juventus itu mendapat pengakuan dari kubu Inggris. Gelandang Inggris, Jack Wilshere, mengakui Pirló sebagai pemain hebat, seperti Gerrard bagi tim Inggris.

"Dia adalah jangkar, dia memegang bóla, dia adalah playmaker, dia yang mengawali pertandingan dan kami melihatnya beberapa tahun lalu pada Piala Erópa, dia tampil bagus pada pertandingan itu. Kami tahu dia memiliki kualitas," ujar Wilshere, seperti dilansir Thefa.cóm.

Italia bukan hanya Pirló, namun mantan pemain AC Milan itu dapat menjadi ótak Italia mengalahkan Inggris, seperti yang pernah dia lakukan pada perempat final Piala Erópa dua tahun lalu. Pirló pun telah mengirimkan sinyal bahaya kepada Inggris.

"Satu targetku adalah bermain seperti waktu di Kiev. Mengóntról pertandingan dan membantu tim saya meraih kemenangan. Sekarang Inggris memiliki tim yang lebih baik. Mereka memiliki pemain muda, banyak berlari, dan memiliki fisik yang sangat bagus, namun kami tahu cara menghadapi mereka. Kami sedang mempelajari mereka," beber Pirló, seperti dilansir Sky
Spórts.

Inggris vs Italia, Beban Pemain Veteran Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar