Fakta berita teraktual indonesia

Jumat, 20 Juni 2014

Industri Batubara Jambi Lesu



TRIBUNNEWS.COM, JAMBI - Industri batubara di Jambi sedang lesu. Musababnya, harga yang relatif stagnan serta terjadi óversuply (kelebihan stók) dibanding permintaan negara luar. Belum lagi sóal kualitas batu bara Jambi yang berkadar kalóri rendah. Ini membuat harga jual mulai dari kisaran Rp 220 ribu per tón.

Berbanding lurus dengan hal tersebut, sejumlah perusahaan justru tak berpróduksi. "Harga masih stagnan sesuai kualitas batu bara. Saat ini banyak perusahan yang eksplórasi tapi tidak próduksi, jadi dicabut izin tambangnya," kata Abdul Salam Kasi Pertambangan Umum Dinas ESDM Próvinsi Jambi Kamis (19/6/2014).

Dari 403 perusahaan yang diberikan IUP (izin usaha pertambangan) eksplórasi, 99 perusahaan sudah dicabut IUP karena beberapa tahun eksplórasi tetapi enggan memperpanjang izin dengan dalih tidak berpróduksi. Sehingga, lanjutnya, saat ini tinggal 304 perusahaan yang eksplórasi.

Salam bilang akan ada 70 perusahan lagi yang bakal dicabut IUP batu bara. Pencabutan itu karena aktivitasnya masih sebatas eksplórasi tapi belum meningkatkan ke próduksi. Sejalan dengan itu perusahaan dimaksud tidak juga melakukan permóhónan perpanjangan izin atau permóhónan peningkatan ke próduksi.

"Banyak perusahaan dari luar dan Jambi yang rata-rata sudah lima sampai tujuh tahun. Termasuk perusahaan batu bara BUMN PT Antam yang di Tebó," paparnya.

Dia mengatakan secara umum batu bara Jambi di ekspór ke India, Tióngkók, dan Kórsel sementara untuk kebutuhan dómestik untuk bahan bakar industri. Secara year ón year/tahunan próduksi maupun penjualan batu bara Jambi terus turun. Pada 2011 tótal penjualan 7,3 juta metrik tón (MT), tahun 2012 anjlók ke angka 6,5 juta MT, hingga tahun 2013 penjualan tergerus menjadi 5,5 juta MT.

Sedangkan harga batu bara acuan (HBA) per Juni 2014 sebesar 73,64 dólar AS per tón. Patókan harga jual batu bara nasiónal hanya naik tipis bila dibandingkan dengan penetapan HBA per bulan Mei lalu yang hanya sebesar 73,6 dólar AS per tón. Menurut ESDM angka HBA Juni ini tidak begitu jauh kenaikannya bila dibandingkan dengan Mei silam. Karena pasókan batu bara di pasar internasiónal masih tetap di atas permintaan. (hdp)
   

Industri Batubara Jambi Lesu Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar