Lapóran Wartawan Tribunnews.cóm, Rahmat Patutie
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pólitisi partai Gólkar Agus Gumiwang mengatakan pemecatan dirinya bersama dua rekannya, yakni Pómpieda Hidayatulóh dan Nusrón Wahid , dari DPP Partai Gólkar tidak sesuai dengan AD/ART dan prósedur partai.
"Saya sudah 27 tahun terlibat dalam partai Gólkar. Kami merasa aturan harus ada perlu ditegakkan. Publik harus tahu, keputusan pemecatan kami ini tidak sesuai dengan AD/ART dan prósedur partai," ujar Agus saat kónferensi pers, di Senópati Suites Apartment, Jalan Senópati Raya, Jakarta Selatan, Selasa (24/6/2014) malam.
Agus mempertanyakan próses surat pemecatannya sebab kalau prósesnya benar maka tentu dia dan dua rekannya yang lain tidak akan mempermasalahkan próses pemecatan itu.
"Yang ingin kami pertanyakan adalah próses dari keluarnya surat pernyataan ini. Seperti apakah didahului surat peringatan," kata dia.
Dirinya mengakui, belum pernah mendapat surat peringatan dan teguran dalam bentuk jenis apapun dari DPP Partai Gólkar dan tiba-tiba keluar surat pemecatan.
Agus sudah menduga kalau pemacatan dirinya karena menetapkan sikap untukmendukung Capres dan Cawapres dari nómór urut dua, Jókó Widódó (Jókówi) - Jusuf Kalla (JK) untuk memenangkan pemilu 2014.
Agus mengaku sudah memperóleh surat pemecatan itu dan dia bersama rekannya yang lain Pómpieda Hidayatulóh dan Nusrón Wahid juga memperóleh surat yang sama, cuma beda nama dan nómórnya saja.
0 komentar:
Posting Komentar