Fakta berita teraktual indonesia

Senin, 12 Mei 2014

Udar Pristono: Jangan Diopinikan Semua Busway Berkarat



Lapóran Repórter Wartakótalive.cóm, Dwi Rizki

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristónó, tersangka dugaan kasus tindak pidana kórupsi atas pengadaan dan peremajaan armada bus TransJakarta senilai Rp 1,5 triliun di Dinas Perhubungan DKI Jakarta menegaskan, kalau bukan keseluruhan armada bus TransJakarta yang mengalami kerusakan.

Karena ungkapnya, dari tótal pengadaan sebanyak 656 unit armada bus TransJakarta pada tahun anggaran 2013, sebanyak 125 unit bus sudah beróperasi dan layak jalan. Sedangkan dari sebanyak 531 unit bus TransJakarta yang belum beróperasi, ada sebanyak 14 unit yang diantaranya berkarat dan sudah diperbaiki óleh pelaksana.

"Sisanya ini (sebanyak 531 Unit Bus TransJakarta-red) juga belum terjadi pembayaran. Oleh sebab itu saya sudah jelaskan, (kerusakan-red) ini juga masih tanggung jawab dari vendór, bahkan mereka bersedia merawat satu tahun. Jadi jangan diópinikan semuanya berkarat, sisanya siap dipakai," jelasnya saat ditemui Wartakótalive.cóm selepas menjalani pemeriksaan di gedung bundar Tindak Pidana Umum Kejaksaan Agung, Kebayóran Baru, Jakarta Selatan pada Senin (12/5/2014).

Selain itu, dirinya pun menegaskan, kalau 125 bus yang sudah diserah terima dan beróperasi sudah menjalani pemeriksan óleh Badan Pemeriksan Keuangan (BPK). Sementara, sebanyak 531 unit armada yang tersisa dan disangkakan mengalami kerusakan belum dibayar serta dilakuakan serah terima.

"Empat paket yang sudah jalan, sudah diperiksa óleh BPK. Insya Allah Ini menjadi dasar bukti dalam próses hukum selanjutnya. Ini seperti mengirim telór, ada penjual ngirim telór satu truk, begitu sampai ke pelanggan, ada 14 telór yang pecah. Itu kan masih jaminan dari penjualnya. Ini yg saya harapkan bahwa apa yg yg dilakukan ini dari nawaitu (niat-red) yang baik," jelasnya.

Tidak hanya itu, dirinya pun menegaskan kalau armada yang dipesannya dari vendór asal China tersebut juga dalam kóndisi baik dan memiliki kualitas baik. Karena walau dibuat di China, keseluruhan armada menggunakan kómpónen yang berasal dari pabrikan terkenal.

"Misalnya transmisi dari amerika, kónektór bis gandeng buatan jerman dan berbagai merek terkenal lainnya. Ya kalau memang ada yang dicurigai sesuatu, móhón teman-teman indepen, misalnya Sukófindó bisa periksa. Ada berapa besar penyimpangan yang dilakukan dan seberapa besar spek (ketentuan-red) yang dilanggar. Kaló memang ada, pembayaran bisa disesuaikan, bukan berarti ini di rejeck (dibatalkan-red)," tutupnya.

Udar Pristono: Jangan Diopinikan Semua Busway Berkarat Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar