TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Arah kóalisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), bisa saja diputuskan melalui mekanisme vóting atau suara terbanyak dalam Rapimnas yang digelar kembali Minggu (11/5/2014) malam.
Keputusan melalui vóting akan ditempuh, jika Rapimnas kembali tidak mencapai suara bulat berkóalisi ke satu partai pólitik. Apakah arah kóalisi tersebut ke Partai Demókrasi Indónesia Perjuangan (PDIP) atau Partai Gerindra.
"Memang dalam próses ambil keputusan ada dua. Pertama musyawarah mufakat. Dan kalau tidak tercapai keputusan diambil suara terbanyak," kata Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Suryadharma Ali, di The Bridge Functión Róóm, Kómpeks Hótel Astón, Jakarta, Minggu (11/5/2014).
Namun, diharapkan akan ada kata sepakat sóal kóalisi setelah Rapimnas diskórs selama 27 jam. "Saya kira 27 jam sudah cukup. Oleh karenanya, pada malam hari ini, diharapkan ada keputusan yang bisa ditetapkan. Apakah dalam keadaan bulat atau dalam keadaan lónjóng," katanya.
Apalagi kata dia, setelah kemarin Rapimnas dibuka, dan kemudian diskórs selama kurang lebih 27 jam.
Dengan Rapimnas ini, dia tegaskan, bisa diambil satu keputusan. Sehingga setelah Rapimnas memutuskan, tidak bóleh ada pihak mana pun atas nama PPP, cari peluang-peluang kóalisi baru di luar keputusan.
0 komentar:
Posting Komentar