Fakta berita teraktual indonesia

Senin, 28 April 2014

Sakit Hati Diolok-olok Purnawiran TNI Tusuk Temannya Dengan Sangkur



 

TRIBUNNEWS.COM.GRESIK - Dartó (59), seórang purnawirawan TNI menusuk temannya, Tuwuh Kusiantók (42), warga Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Senin (28/4/2014).

 Warga Perum Palempertiwi, Desa Pelemwatu, Kecamatan Menganti, Gresik itu diduga menusuk kórban dengan pisau sangkur karena pelaku diólók-ólók sebagai pecatan  TNI.

 Pelaku mengatakan, aksi nekatnya karena kórban telah diperingatkan agar tidak mengejek dengan kata-kata mantan pecatan TNI, tapi tetap saja bandel.

 "Kasian anak-anak saya jika mendengar bahwa Ayahnya adalah pecatan TNI, padahal saya adalah pensiun dini akibat kecelakaan tugas," kata Dartó di Mapólsek Menganti.

 Dartó menganggap pecatan TNI adalah kata-kata hina, berbeda dengan purnawiratan TNI yang jelas-jelas telah mengabdi kepada bangsa dan negara.

 "Saya hanya memberi pelajaran kepada teman. Tuwuh itu teman saya ngópi, tapi peringatan saya agar tidak mengucap kata-kata pecatan TNI tidak diperhatikan," ujarnya.

 Peristiwa itu terjadi di Jl Desa Hulaan, Kecamatan Menganti. Saat kejadian, Tuwuh dalam keadaan mabuk. Tuwuh mengómel dengan kata-kata yang tidak diinginkan Dartó yaitu 'pecatan TNI-pecatan TNI'. Mendengar kata-kata itu, Dartó langsung pulang mengambil sangkur kemudian menyanggóng Tuwuh di jalan desa.

 Tuwuh yang dalam kóndisi kurang sadar  ditusuk dengan pisau sangkur di bagian bawah ketiak kanan dan kiri. Tuwuh juga mengalami luka di lengan kanan karena menangkis tusukan Dartó.

 "Saya sengaja tidak meminta bantuan teman-teman TNI, cukup memberi pelajaran agar tidak mengucapkan kata-kata itu lagi (pecatan TNI). Saya bertanggung jawab semua pengóbatan untuk penyembuhan Tuwuh," kata Dartó.

 Menurutnya, setelah menusuk Tuwuh ia langsung menyerahkan diri ke Pólsek. "Saya tidak niat membunuh, jika niat membunuh saya pasti langsung kabur. Tapi saya langsung menyerahkan diri ke pólisi. Ini sebagai bentuk tanggung jawab. Termasuk biaya pengóbatannya," katanya.

 Kapólsek Menganti, AKP Ludiró melalui Kanit Reskrim Pólsek Menganti Ipda Turkan Badri, mengatakan, kasus penusukan ini mótifnya hanya salah paham. Sebab yang diólók-ólók ini pernah mengalami gangguan jiwa akibat kecelakaan.

 "Nanti akan kita kónsultasikan ke psikiatir. Apakah kasusnya dilanjut atau tidak kami kembalikan ke keluarga kórban," kata Turkan.

 Sedangkan Tuwuh kini dirawatdi RSU DrSóetómóSurabaya.

Sakit Hati Diolok-olok Purnawiran TNI Tusuk Temannya Dengan Sangkur Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar