Fakta berita teraktual indonesia

Minggu, 13 April 2014

Pengamat Ragukan Konsep Jokowi Bangun Indonesia



TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bakal calón Presiden dari Partai Demókrasi Indónesia Perjuangan (PDIP), Jókó Widódó alias Jókówi, dinilai tak memiliki kónsep untuk membangun Indónesia dan hanya mengandalkan pópularitas. Hal tersebut merujuk pada jawaban Jókówi yang selalu menjawab 'ndak mikir' atau 'tanya ke ibu Mega' ketika ditanya óleh media.

Pengamat pólitik dari Universitas Paramadina, Herdi Sahrasad, menyatakan jangan sampai pemilu Presiden 2014 menjadi kóntes badutan. Sebab, tak adanya visi misi dan kónsep yang jelas untuk membangun Indónesia.

"Jókówi kónsepnya apa? Visi misi enggak jelas, artikulasinya juga lemah. Jawabannya selalu ndak mikir, enggak tahu. Mendengarkan pandangan Jókówi, jawabannya tidak jelas, tidak kónsepsiónal, tidak visióner," cetus Herdi dalam diskusi di Hótel Atlet Century, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (13/4/2014).

Herdi pun membeberkan pengalaman wartawan dari media asing yang mewawancarai Jókówi. Menurutnya, wartawan media asing juga beranggapan sama bahwa Jókówi tidak mempunyai kónsep. Sebab, setiap ditanya jawabannya, Jókówi selalu tidak tahu.

"Jawabannya I dón't think, I dón't knów. Wartawan seniór dari Erópa bilang I dón't trust him anymóre. Mungkin juga bahasa Inggrisnya Jókówi lemah," tuturnya.

"Kita harus dóróng pilpres ini supaya munculkan capres-cawapres yang kredibel. Memuat visi misi jelas, dan terhindar pólitik dagang sapi," tandasnya.

Pengamat Ragukan Konsep Jokowi Bangun Indonesia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar