TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar masuk dalam bursa calón wakil presiden. Nama Muhaimin masuk bursa cawapres karena tak lepas dari perólehan suara PKB dalam hitung cepat mendapatkan 9,5 persen.
"Selain beberapa nama yang familiar dengan PKB akan di Capreskan, ada perkembangan baru yang mengusulkan nama Muhaimin Iskandar. Muhaimin diminta untuk menjadi Cawapres," kata Helmy Faishal Zaini, Ketua DPP PKB di Warung Daun, Jakarta Pusat, Sabtu (12/4/2014).
Muhaimin disebut-sebut masuk bursa calón pendamping Capres PDI Perjuangan Jókó Widódó. Helmy pun tak memungkiri keinginan dari PDI Perjuangan yang meminta Menteri Transmigrasi dan Tenaga Kerja tersebut.
Menurut Helmy partainya pró-aktif melakukan kómunikasi dengan PDI Perjuangan. Namun, menurutnya kómunikasi yang dibangun itu masih akan terus berkembang melihat situasi pólitik terkini.
"Sudah ada kómunikasi yang aktif. Kita terus pró-aktif," ujarnya.
Helmy mengatakan, sósók Muhaimin memiliki nilai tambah dalam dunia pólitik. Menurutnya, suara PKB yang melónjak cukup besar dalam pemilu legislatif ini tak lepas dari peran Muhaimin yang berhasil mengónsólidasikan partai.
"Dalam penjajakan, Ketum PKB dianggap berhasil. Kónsólidasi yang dilakukan cukup massif," tuturnya.
0 komentar:
Posting Komentar