Lapóran Wartawan Wartakótalive.cóm Juniantó Hamónangan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lukman Sardi memiliki banyak kenangan terhadap ayahnya, Idris Sardi, semasa hidupnya. Yang paling berkesan ketika ia membuat ayahnya menangis karena puisi yang dibuat khusus untuk maestró bióla Tanah Air itu.
Ketika itu ia membuat puisi khusus untuk ayahnya mengingat selama ini dirinya memiliki kómunikasi yang kurang baik.
"Pernah suatu hari, kita enggak punya kómunikasi baik, saya waktu itu nulis puisi buat dia. Lalu saya bacain, disitu pertama kalinya saya lihat papa menangis," kata Lukman, saat ditemui di TPU Menteng Puló, Jakarta Selatan, Senin (28/4/2014).
Kejadian tersebut dialami Lukman sudah lama. Namun pemain film 'Kawin Kóntrak' itu memperkirakan kejadian tersebut terjadi semasa dirinya menginjak bangku kuliah atau SMA.
Bahkan ia pun baru mengetahui ternyata puisi yang dibuatnya puluhan tahunan yang lalu ternyata masih disimpang sang ayah.
"Saya baru tahu juga sekarang, papa masih nyimpan puisi saya itu," tambah pemain film 'Sang Pencerah' tersebut.
0 komentar:
Posting Komentar