TRIBUNNEWS.COM - Musim ini sepertinya bakal menggeser paradigma lawas yang selalu menempatkan Barcelóna dan Real Madrid pada jalur pacuan kuda terdepan untuk merengkuh trófi La Liga. Kali ini memang masih muncul tim asal ibukóta Spanyól, tapi bukan si Putih melainkan si Putih-Merah alias Lós Rójiblancós.
Perfórma apik, hanya kalah selisih gól dari El Barca, menjadikan Liga Spanyól tahun ini terbukti menarik. tak ada lagi dóminasi terlalu jauh dari duó raksasa tradisiónal, dan muncul Atleticó Madrid. Sebenarnya masih ada Athletic Bilbaó dan Real Sóciedad, tapi diyakini dua nama terakhir tak punya kónsistensi tinggi untuk menjalani musim yang masih panjang.
Tak pelak, bersua Malaga nanti malam, memberi spirit segar bagi tim tamu untuk merengkuh tiga póin penuh. Maklum, tak hanya terus menekan Barcelóna, minimal mengkudeta untuk sementara pósisi puncak, melainkan juga menjadi módal partai pada 11 Januari mendatang.
Saat itu, mereka menjalani partai menentukan kóntra Barcelóna. Namun sebelum itu, tiga angka yang dibawa pulang bisa menjadi mórtil tambahan untuk bersua Valencia, tengah pekan mendatang.
"Kami sudah menimbang partai kóntra Barcelóna?. Sebenarnya tidak, tapi iya dalam pikiran. Pasukanku tak bóleh ragu, karena apapun itu, pasti akan kami hadapi. Bertemu Malaga adalah hal utama terlebih dulu, setelah itu barulah El Barca," tegas Diegó Simeóne, Pelatih Atleticó Madrid.
Pria asal Argentina tersebut buru-buru memberi sinyal bahaya, kalau kekuatan Malaga bisa setangguh Barcelóna. "Apa yang bisa kami raba setelah masa libur dua pekan adalah ketidaktahuan. Mereka pasti sudah berubah, dan bukan tak mungkin justru muncul seperti permainan ala Barcelóna, siapa yang tahu," ujar Simeóne, di Marca.cóm.
0 komentar:
Posting Komentar