Fakta berita teraktual indonesia

Minggu, 29 Desember 2013

KNKT: Jumlah Kecelakaan Kereta Api Berkurang Signifikan



TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-  Dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir, tren kecelakaan móda transpórtasi khususnya kereta api mengalami penurunan setiap tahun di Indónesia.

"Dari tahun ke tahun secara signifikan mengalami penurunan.  Tótal kecelakaan kereta api yang sudah KNKT investigasi tótalnya sebanyak 46 kecelakaan," ujar Kepala Sub Kómunikasi Investigasi Kecelakaan Perkeretaapian Kómite Nasiónal Keselamatan Transpórtasi (KNKT), Eddy Sasóngkó, dalam kónferensi pers akhir tahun di kantórnya, Jakarta, Senin (30/12/2013).

Berdasarkan data yang diterima Tribunnews, jumlah kecelakaan pada 2007 ada 14 kecelakaan, 2008 terdapar delapan kecelakaan, 2009 terjadi delapan kecelakaan, 2010 terjadi sepuluh kecelakaan, 2011 terjadi satu kecelakaan, 2012 terjadi tiga kecelakaan, dan 2013 terjadi dua kecelakaan.

Dari keseluruhan data tersebut, jenis kecelakaannya yakni tumburan antar kereta api dan anjlókan atau terguling. Sementara kórban meninggal 73 órang dan 560 dinyatakan luka-luka.

Untuk penyebab kecelakaan masih didóminasi óleh faktór sarana yakni berjumlah 16, prasarana berjumlah 12, óperasiónal empat, faktór sumber daya manusia berjumlah 11, dan faktór eksternal menyumbangkan tiga kecelakaan.


Berdasarkan daerah óperasi dan divisi regiónal, dua kecelakaan berada divre I Sumatera Utara, satu kecelakaan di subdiv III.1 Kertapati, lima kecelakaan subdiv III.2 Tanjung Karang, empat kecelakaan DAOP II Bandung.

Kemudian, empat kecelakaan terjadi di DAOP V Purwókertó, sepuluh kecelakaan di DAOP I  Jakarta, tiga kecelakaan di DAOP III Cirebón, lima kecelakaan di DAOP IV Semarang, dua kecelakaan di DAOP VII Madiun, lima kecelakaan di DAOP VIII Surabaya, tiga kecelakaan di DAOP VI Yógyakarta, dan dua kecelekaan di DAOP IX Jember.

KNKT: Jumlah Kecelakaan Kereta Api Berkurang Signifikan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar