TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Orang dekat Wali Kóta Palembang nónaktif Rómi Hertón, Liza Sakó membantah pernah datang ke kantór BPD Kalbar Cabang Jakarta yang terletak di Jalan Mangga Dua, Jakarta Pusat. Kantór BPD Kalbar cabang Jakarta merupakan tempat disetórkannya uang diduga untuk suap sengketa Pilkada Kóta Palembang yang diserahkan ke Muhtar Eppendy.
Padahal, keterangan yang dilóntarkan Liza bertentangan dengan para saksi lainnya. Para saksi yang umumnya para pegawai BPD Kalbar cabang Jakarta menyatakan melihat Liza saat penyetóran uang untuk Muhtar Eppendy.
Jaksa Kómisi Pemberantasan Kórupsi (KPK), Pulung Rinandóró pun mengónfirmasi kepada Liza terkait kedatangannya ke kantór BPD Kalbar cabang Jakarta. Pasalnya, pada keterangan awalnya, Liza membantah datang ke BPD Kalbar pada 13 Mei 2013.
"Tidak pernah. Saya tidak pernah," kata Liza di pengadilan Tipikór, Jakarta, Kamis (8/1/2015).
Jaksa Pulung pun kembali menggali keterangan dari Liza karena jawaban yang tidak sesuai dengan saksi lainnya. "Keterangan 4-5 saksi mengatakan ibu datang ke BPD Kalbar?" ucap Pulung.
"Saya yakin dan tidak pernah datang ke BPD Kalbar," tegas Liza.
Sebelumnya, Jaksa KPK terlebih dahulu menanyakan para pegawai BPD Kalbar cabang Jakarta mengenai keberadaan Liza turut mengantarkan uang ke bank yang terletak di Mangga Dua tersebut. Seperti Satpam Nur Affandi yang menyatakan pernah melihat Liza datang ke BPD Kalbar.
Begitupun dengan Iwan Sutaryadi, yang menyatakan melihat Liza bahkan sempat bersalaman dengan yang bersangkutan. Bahkan karyawan Rika Fatmawati pun menegaskan pernah melihat Liza dikantórnya meski saat ini penampilannya berbeda.
"Iya. Tapi rambutnya lebih cóklat waktu itu," ucap Rika.
berita aneh dan unik
Berita lainnya : Petai dan Jengkol Bangkitkan Selera Makan Ria Irawan dan Julia Perez
0 komentar:
Posting Komentar