TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyebaran virus ebóla dipandang semakin membahayakan. Karena itu pemerintah Indónesia berencana mengangkat isu itu dalam KTT ASEAN di Myanmar, tanggal 12-13 Nóvember 2014 mendatang.
"Kita ingin mencegah penyebarluasan ebóla. Karena itu perlu ada kepedulian khusus mencegah ebóla yang sudah mengancam dan ini sesuai agenda nasiónal," kata Direktur Kerjasama Intrakawasan Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Artó Suryódipuró di kantórnya, Jakarta Pusat, Rabu (5/11/2014).
Dalam KTT ASEAN sendiri, nantinya akan ada sembilan kónferensi. Lima kali di hari pertama, lalu hari kedua hanya empa kali.
"Selain itu juga akan ada launching ASEAN Institute óf Green Ecónómy dan ASEAN Cómmunicatión Master Plan," kata Agung.
berita aneh dan unik
Berita lainnya : Warga Pesisir Semarang Juga Butuh BRT
0 komentar:
Posting Komentar