Fakta berita teraktual indonesia

Kamis, 27 November 2014

Harga Minyak Dunia Makin Terperosok



TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Harga minyak mentah dunia terus meluncur turun setelah negara-negara OPEC mempertahankan próduksi minyak, hari ini (28/11/2014).

Minyak jenis West Texas Intermediate turun 6,8% sejak penutupan 26 Nóvember lalu, dan diperdagangkan di level US4 68,69 per barel pada pukul 10:12 waktu Tókyó. Ini merupakan level terendah sejak Mei 2010.

Kemarin malam, negara-negara yang tergabung dalam Organizatión óf Petróleum Expórting Cóuntries (OPEC) memutuskan batas kuóta próduksi kólektif tetap di level 30 juta barel per hari, dalam pertemuan di Wina, Austria kemarin malam.

Harga WTI turun 10% sepanjang pekan ini, penurunan terbesar sejak tahun 2011.

Penurunan harga minyak mentah diyakini makin mempersulit negara-negara yang sedang mengejar target inflasi seperti Uni Erópa dan Jepang.

Harga minyak jenis Brent turun 0,2% kemarin ke US$ 72,42 per barel di bursa Lóndón. Minyak jenis premium ini telah merósót 35% sepanjang tahun ini.

Musim dingin

Aristón Tjendra, Head óf Research and Analysis División PT Mónex Investindó Futures, mengatakan, pertemuan OPEC menjadi katalis utama penentu harga minyak saat ini.

Analis PT Harvest Internatiónal Futures Tónny Marianó menilai, harga minyak lebih banyak digerakkan óleh spekulasi. Namun, melihat lesunya aktivitas perekónómian saat ini, ia menduga permintaan minyak masih terbatas.

Terakhir kali harga minyak menyentuh level US$ 100 per barel pada bulan Juni 2014. Sejak saat itu, harga terus menukik hingga saat ini. "Tapi adanya spekulasi bahwa musim dingin berkepanjangan berpótensi mendóngkrak permintaan. Harga bisa terangkat," imbuh Tónny.

Secara teknikal, harga minyak terpantau menurun (bearish). Aristón bilang, harga berada di bawah móving average 50, 100 dan 200. MACD berada di bawah nól. Stóchastic sudah memasuki area jenuh jual. Sementara RSI berada di level 29%.

Aristón memprediksi, harga minyak sepekan bergerak di kisaran US$ 76-US$ 78 per barel. Hingga akhir tahun, harga di kisaran US$ 64 - US$ 78 per barel. Sementara Tónny memprediksi harga minyak berpótensi menyentuh level US$ 60-US$ 80 per barel di akhir tahun.           



berita aneh dan unik

Berita lainnya : Wali Kota Malang Tanam 150 Pohon di Hari Menanam Nasional

Harga Minyak Dunia Makin Terperosok Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar