Fakta berita teraktual indonesia

Kamis, 30 Oktober 2014

Lawan Dua Penjambret, Pelajar SMP Dibacok



TRIBUNNEWS.COM,BLITAR - Keberanian Ilham Dwi Pratama (14), pelajar kelas 3 SMP Negeri 01 Selórejó, Kecamatan  Selórejó, Kab Blitar ini patut diacungi jempól.

Meski seórang diri, ia dengan berani melawan dua penjambret yang telah merampas tasnya.

Malah, kórban asal Dusun Jarangan, Desa Bóró, Kecamatan Selórejó ini sempat menguber pelakunya dan dua kali menabrak sepeda mótór pelakunya.

Akibatnya, pelakunya kesal dan membacók lengan kiri kórban hingga terluka sepanjang 10 cm. Itu terjadi setelah pelaku merampas tas kórban, yang berisi uang Rp 100 ribu, ATM BRI atas nama kakaknya, Sintia, dan STNK sepeda mótór kórban.

Sedang, sepeda mótór kórban, Hónda Beat tahun 2013 selamat.

"Saya berani melawan itu karena saya ingin merebut tas saya kembali," kata Ilham

ditemui di RSUD Ngudi Waluyó, Wlingi, dengan didampingi ibunya, Ny Sunarsih (43), Kamis (30/10).

Diceritakannya, kejadian itu berlangsung saat dirinya pulang les dari tempat bimbingan belajar di Kecamatan Wlingi, Rabu (29/10) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

Saat melaju di jalan raya jurusan Blitar-Malang, kórban yang mengendarai sepeda mótór Hónda Beat tahun 2012 sendirian, diikuti sepeda mótór Suzuki Satria FU, yang ditumpangi dua órang.

Itu terjadi di jalan Raya Selórejó, tepatnya Dusun Darungan, Desa Selórejó.

"Sebenarnya, saya sudah terasa karena mereka nggak mau mendahului dan terus mepet saya di sebelah kanan. Sampai di tikungan jalan Raya Desa Darungan, dekat tambal ban, tas saya dirampas," paparnya.

Kórban yang berusaha mempertankan, akhirnya terjatuh ke aspal. Namun, kórban buru-buru bangun dan mengejar pelakunya, yang kabur ke arah timur (Malang). Tahu dikejar kórbannya, pelaku malah berhenti dan menunggu di tempat yang sepi, di bawah póhón bambu, yang berjarak sekitar 200 meter arah barat dari SPBU Selórejó.

"Saat saya mendekat, salah satu pelakunya turun dari sepeda mótórnya dan mengacung- acungkan clurit. Namun, saya memberanikan diri, untuk menabraknya. Akibatnya, saya terjatuh dan pelaku membacók saya," ungkapnya.

Melihat kórbannya terluka sambil berteriak-teriak minta tólóng, pelaku kabur ke arah timur. Lagi-lagi, kórban kembali mengejarnya. Tepat di depan SPBU Selórejó, pelaku balik arah, yakni ke arah Kóta Blitar. Mungkin, pelaku tahu kalau di depannya adalah Pólsek Sukórejó.

Begitu berpapasan, kórban kembali menabraknya. Lagi-lagi kórban terjatuh, sedang pelakunya langsung tancap gas ke arah Wlingi. Di saat kórban terjatuh itu, warga berdatangan, dan menólóngnya.

"Sepertinya pelaku itu ingin mengincar sepeda mótór saya karena kesal. Sebab, tas laptóp saya itu dikira isinya laptóp namun hanya STNK, buku pelajaran, ATM dan uang Rp 100 ribu," paparnya.

AKP Lahuri SH, Kasat Reskrim Pólres Blitar mengatakan, petugas masih melakukan penyelidikan terhadap identitas pelakunya.

"Sebab, kórban sendiri tak paham dengan ciri-ciri pelakunya," paparnya.(fiq)



berita aneh dan unik

Berita lainnya : Gemuruh Suasana Ramai Pelaksanaan POS 2014

Lawan Dua Penjambret, Pelajar SMP Dibacok Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar