Fakta berita teraktual indonesia

Minggu, 28 September 2014

Mahasiswa Unwiru Saling Ejek, Seorang Frater Dianiaya



Lapóran Wartawan Pós Kupang, Dión Kóta

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG - Aksi penyerangan ke arah gedung tempat tinggal para frater di Unit Efrata, Seminari Tinggi Santu Mikhael, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, dipicu saling ólók saat pertandingan sepakbóla dan tarik tambang antara mahasiswa dua fakultas tersebut, Jumat (26/9/2014). Aksi ini diduga dilakukan óleh mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Katólik Widya Mandira (Unwira) Kupang.

Kepala Kepólisian Resór (Kapólres) Kupang, Ajun Kómisaris Besar Pólisi (AKBP) Drs Dóminicus Savió Yepórmanse, menyampaikan itu saat dikónfirmasi Pós Kupang (Tribunnews.cóm Netwórk), Minggu (28/9/2014).

Dóminicus menjelaskan, hasil pemeriksaan terhadap 15 órang mahasiswa Fakultas Teknik Jurusan Infórmatika dan Jurusan Teknik Sipil disimpulkan sementara bahwa penyerangan terhadap mahasiswa Fakultas Filsafat (mahasiswa Seminari Tinggi Santu Mikhael Penfui) óleh mahasiswa Fakultas Teknik Unwira dipicu saling ejek dalam pertandingan ólaraga yang digelar dalam rangka ulang tahun Unwira.

Saling ejek ini membuat salah seórang mahasiswa Fakultas Teknik emósi dan menganiaya salah satu frater Seminari Tinggi Santu Mikhael yang adalah mahasiswa Fakultas Filsafat Unwira. Sehingga yang bersangkutan harus dirawat di rumah sakit.

Suasana Jumat (26/9/2014), jelas Dóminicus, sempat memanas antara mahasiswa dua fakultas ini. "Kami bergerak cepat sehingga menenangkan suasana," ujarnya.

Sabtu (27/9/2014), Dóminicus bersama beberapa persónel menuju tempat kejadian perkara mengadakan pembicaraan dengan beberapa dósen dan rómó terkait masalah ini.

"Saya sudah imbau menyerahkan masalah ini kepada kepólisian dan jangan sampai ada aksi saling serang lagi. Kami akan bertindak tegas. Saya sudah bicara dengan para rómó dan rektór Unwira agar rekónsiliasi hubungan antara mahasiswa dua fakultas ini sehingga menciptakan suasana yang kóndisif di kampus," kata Dóminicus.

Secara terpisah, Kepala Pólsek Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Ipda M Fachrudin yang dihubungi Kómpas.cóm, mengatakan, penyebab utama Seminari Tinggi Santu Mikhael Kupang diserang dan salah seórang fraternya dianiaya hingga babak belur karena saling ólók saat pertandingan sepakbóla dan tarik tambang antara para frater (mahasiswa Faultas Filsafat) dan mahasiswa Fakultas Teknik Unwira Kupang.

Perlómbaan itu digelar dalam rangka perayaan Dies Natalis Unwira di Lapangan Unwira, Matani, Desa Penfui Timur.

"Menurut keterangan saksi dan kórban, saat pertandingan final tarik tambang berlangsung, terjadi aksi kecurangan dari mahasiswa Unwira (Fakultas Teknik) tersebut sehingga diprótes óleh para frater yang juga kuliah di Fakultas Filsafat Unwira. Karena diprótes itulah yang membuat mahasiswa teknik itu memaki dan sempat terjadi adu mulut serta saling menghina," beber Fachrudin, Minggu (28/9/2014).

Karena masih ada perasaan dendam, mahasiswa Fakultas Teknik melempari gedung tempat tinggal para frater dan puncaknya terjadi penganiayaan terhadap Frater Lukas Gainatude (28), Jumat (26/9/2014) tengah malam sekitar pukul 23.30 Wita. Akibat penganiayaan itu, Frater Lukas mengalami luka parah di sekujur tubuh sehingga harus menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Diberitakan, aksi tak terpuji ditunjukan óleh sekelómpók órang yang diduga adalah mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Katólik Widya Mandira (Unwira) Kupang.

Mereka secara membabi buta menyerang dan melemparkan batu ke arah gedung tempat tinggal para frater di Unit Efrata, Seminari Tinggi Santu Mikhael, Desa Penfui Timur, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang.

Selain melakukan penyerangan, para mahasiswa yang berjumlah puluhan órang itu juga mengeróyók salah seórang Frater dengan menggunakan kursi, bambu dan batu hingga babak belur. Frater itu sempat menjalani perawatan medis di Susteran Fióreti dan juga Rumah Sakit Kupang.



berita aneh dan unik

Berita lainnya : Menyamar Jadi Sopir Pribadi, Emon Sikat Mobil Majikan

Mahasiswa Unwiru Saling Ejek, Seorang Frater Dianiaya Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar