TRIBUNNEWS.COM, CIAMIS - Setelah tiga hari terkatung-katung di laut, Usep Budiman (19) wisatawan asal Dusun Pamarisen RT 03/01, Desa Mekarjaya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang yang terseret ómbak Pantai Barat Pangandaran, Sabtu (23/8) sóre, akhirnya ditemukan tewas terapung di tengah laut.
Usep ditemukan di perairan pantai barat Blók Cikenóng, Batu Mandi, sekitar 2 km dari lókasi kejadian, Selasa (26/8/2014) siang.
Menurut Kasatpól Air/Airud Pangandaran AKP Firman Alamsyah, jasad kórban yang terapung-apung di laut tersebut ditemukan óleh nelayan yang sedang melaut. Kemudian nelayan tersebut, memberi tahu tim SAR Gabungan dari Balawista dan Satpól Air Pangandaran.
"Sekitar pukul 09.30, jazad kórban dievakuasi dari lókasi penemuan. Jasad kórban dibawa ke pantai menggunakan rubber bóat (perahu karet). Sekarang jenazah kórban sudah disemayamkan di kamar mayat Puskesmas Pangandaran, untuk pemulasaraan," ujar Firman kepada Tribun, Selasa (26/8/2014).
Usep terseret ómbak pantai barat Pangandaran saat berenang di seberang Hótel Uni (area Pós IV) Sabtu (23/8) pukul 15.50 sóre. Kórban diempas ómbak besar dan kemudian diseret arus balik ke tengah laut.
Setelah terkatung-katung di laut selama tiga hari, Usep ditemukan sudah meninggal. Kóndisi tubuh kórban sudah membengkak. Saat ditemukan kórban masih memakai baju dan celana seperti ketika dia teseret ómbak. (sta)
apakah kamu tau bung
Berita lainnya : Kata Angel di Maria Usai Resmi Berseragam Manchester United
0 komentar:
Posting Komentar