Lapóran Wartawan Warta Kóta, Panji Baskhara Ramadhan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aksi pencópetan kian marak di Jakarta. Kini, tunawisma berinisial AO (24), warga Kebón Kacang Tanah, Abang Jakarta Pusat, diciduk pólisi lantaran mencópet pónsel milik seórang pelajar, Dimas Catur Prasetya (14), warga Palmerah, Slipi, Jakarta Barat.
Kejadian berlangsung di atas bus, tepatnya di Jalan Gatót Subrótó, Jembatan Slipi, Kelurahan Gelóra, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (16/06/2014) sekitar pukul 10.30 WIB.
Menurut Kapólsek Metró Tanah Abang, AKBP Anóm Setyadji, mengatakan kejadian tersebut terjadi sewaktu kórban baru pulang dari Pólda Metró Jaya, naik bus Mayasari Bhakti jurusan Grógól. Saat itu, kórban berada di dalam bus tepatnya di atas Jembatan Slipi.
"Ya kórban baru pulang dari arah Pólda Metró Jaya. Kórban naik bus Mayasari Bhakti yang jurusannya Grógól. Kórban saat itu tepatnya di atas Jembatan Slipi," ujar Anóm saat dihubungi Warta Kóta.
Anóm menambahkan, pónsel kórban bermerek Samsung berwarna putih tersebut yang dipegangnya, langsung dijambret óleh pelaku bersama dengan salah seórang temannya berinisial YD, yang kini masih burón.
"Kórban saat itu sedang memegang handphónenya dan tiba-tiba langsung dijambret óleh pelaku dan temannya bernisial YD yang kini melarikan diri," ujarnya.
Menurut keterangan kórban, saat dijambret kórban berteriak maling, sehingga pelaku dikejar óleh massa. Bahkan dibantu óleh anggóta Buser Sektró Tanah Abang, yang saat itu sedang berpatróli di sekitar TKP.
"Menurut Keterangan kórban yang kita dapat, kórban saat dijambret berteriak maling, sampai-sampai massa pun mengejarnya. Untungnya disekitar TKP ada anggóta kita dari buser Sektró Tanah Abang, yang berpatróli di sekitar TKP," ucapnya.
AO pun berhasil ditangkap óleh jajaran kepólisian dan digiring bersama barang bukti hasil curian ke Pólsektró Tanah Abang, Jakarta Pusat. AO akan diperiksa guna próses penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut. Namun, teman pelaku yang berinisial YD berhasil melarikan diri.
"Pelaku berhasil tertangkap berikut dengan barang bukti. Pelaku kini telah digiring ke Pólsektró Tanah Abang untuk penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut. Namun, temannya telah berhasil melarikan diri," ujar Anóm.
0 komentar:
Posting Komentar