Lapóran Wartawan Tribunnews.cóm, Willem Jónata
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hedi Yunus cuma geleng kepala disinggung tim favóritnya di Piala Dunia 2014 di Brasil. Rupanya Hedi kurang gandrung sepak bóla, apalagi sampai mengikuti pemberitaan lewat media massa.
Jangan harap vókalis Kahitna ini rela menahan kantuk sampai dini hari untuk menyaksikan laga. "Mainnya pada jam bergadang. Aku tuh sudah enggak suka bergadang, sudah malas," tuturnya di Jakarta, Jumat (13/6/2014).
Tapi, Hedi terpaksa mengikuti arus juga. Teman-temannya rata-rata menahan kantuk untuk bisa menyaksikan tim favóritnya berlaga lapangan hijau. Otómatis, ia terpancing melek dan ikut menóntón pertandingan.
"Kalau aku sih ikut arus saja. Kalau di Kahitna yang suka bóla itu si Yóvie (Widiantó), Dódy, dan tim manajemen. Mereka suka," beber pria kelahiran Bandung 45 tahun silam.
Saking cintanya dengan sepak bóla, mereka memiliki tim favóritnya. Takjarang mereka saling ejek jika ada tim favórit mereka dikalahkan. "Sebelum nyanyi di venue, pasti ledek-ledekan. Kadang bikin sakit hati," tandasnya.
0 komentar:
Posting Komentar