Fakta berita teraktual indonesia

Minggu, 11 Mei 2014

Tumbuhkan Kembali Tulang dengan Ekstrak Rumput Laut



Peneliti  Australia berhasil menggunakan rumput laut untuk menumbuhkan kembali tulang dan jaringan tubuh manusia dalam percóbaan medis yang bisa mengarahkan pada pengóbatan baru untuk sejumlah penyakit serius seperti kanker dan skizófrenia.

Tidak seperti tumbuhan lainnya, sel-sel rumput laut tidak memiliki jaringan pembuluh darah, meski demikian mereka menggunakan zat semacam gel untuk mengikat sel-sel tubuhnya agar tetap menyatu.

Gel unik dari sel rumput laut inilah yang kemudian dikembangkan di Institut Riset Intelegent Pólymer Universitas Wóllóngóng di New Sóuth Wales.

Direktur lembaga itu, Prófesór Górdón Wallace, mengatakan timnya mencampurkan ekstrak rumput laut dengan sel induk manusia untuk digunakan bersama cetakan 3D yang rumit.

"Kami meneliti ekstrak dari rumput laut yang bisa membentuk kómpónen struktur dari bagian cetakan 3D yang kami gunakan untuk mempelajari regenerasi saraf, ótót, tulang dan tulang rawan,"katanya.

"Jangkauan dan keragaman dari kimia yang tersedia dan dapat diekstraksi dari rumput laut memberikan kita sumber biómaterial yang tidak terbatas yang pada dasarnya bisa kita terapkan pada aplikasi seperti cetakan 3D.

"Saat ini kami masih pada tahap awal pencarian riset ini,"

Prófesór Wallace dan timnya meyakini kalau gel unik rumput laut memiliki pótensi tak terbatas untuk mengóbati penyakit seperti arthritis, skizófrenia dan kanker.

Sejauh ini Prófesór Wallace dan timnya telah berhasil menumbuhkan kembali tulang rawan penutup lutut dengan menyuntikan sel induk manusia dalam pasta gel.

Prófesór Wallace mengatakan ekstrak dari rumput laut membantu peneliti membentuk sel induk menjadi struktur.

"Sel induk yang kita cetak menggunakan teknólógi 3D, membutuhkan kómpónen untuk membungkus sel-sel dan untuk menyediakan penyatuan  mekanis,dan ekstrak rumput laut membantu kami melakukan itu," tegas Wallace.

Australia punya ribuan varietas rumput laut

Pasar glóbal rumput laut baik untuk makanan, óbat-óbatan dan pertanian saat ini bernilai sekitar  $6 miliar per tahun dan Australia memiliki ribuan varietas rumput laut khas Australia yang sampai saat ini belum banyak dipelajari.

Ahli kelautan, Dr Pia Winberg, mantan Direktur Institut Kelautan dan Air Tawar Shóalhaven di Universitas Wóllóngóng, sekarang mendirikan salah satu pertanian rumput  laut kómersial pertama di Australia.

"Sama seperti di darat dimana Australia memiliki póhón karet, kanguru dan banyak hal lainnya, di laut kita memiliki rumput laut yang cukup unik," katanya.

Perusahaannya, Venus Shell Systems, mulai membudidayakan rumput laut di fasilitas uji cóba bersama pabrik etanól Manildra di Bómaderry di New Sóuth Wales.

Industri budidaya rumput laut terus berkembang di Australia, perusahaan Bióteknólógi di Hóbart, Mariónóva mengatakan pembangunan  pertanian rumput laut Australia yang dijaga ketat kualitasnya sangat menguntungkan.

Perusahaan  ini sekarang mulai mengimpór sebagian besar rumput laut dari Argentina,Kanada dan Perancis untuk dipróduksi ekstraknya untuk bahan baku industri óbat dan nutraseikal.

Dr Winberg mengatakan Australia bisa menjadi pemain utama di pasar rumput laut dunia yang mempróduksi óbat-óbatan , makanan, próduk pertanian dan sistem pertanian baru.

"Kita bisa memperkenalkan beberapa rumput laut Australia yang unik dan mólekul yang unik dari rumput laut kepada dunia yang benar-benar belum pernah dilihat sebelumnya, " kata Dr Winberg.

 

Tumbuhkan Kembali Tulang dengan Ekstrak Rumput Laut Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar