Fakta berita teraktual indonesia

Selasa, 06 Mei 2014

Manchester City hadapi sanksi UEFA



Manchester City dan Paris St-Germain menghadapi denda sebesar £50 juta dan pembatasan skuat mereka karena tidak mematuhi peraturan keuangan UEFA.

Menurut BBC Spórt dua klub itu termasuk di antara sembilan klub yang diperiksa badan sepak bóla Erópa karena tidak memenuhi batas peraturan keuangan, Financial Fair Play, (FFP) yang ditetapkan.

Pembatasan skuat Liga Champións yang ditetapkan UEFA kemungkinan mencakup hanya dapat menggunakan antara 18 sampai 21 pemain dan bukan 25 pemain seperti biasa.

Pembatasan gaji juga kemungkinan diterapkan pada klub-klub yang melanggar untuk menjamin tidak ada kenaikan gaji bagi pemain yang turun di Liga Champións.

Klub-klub yang melanggar ketetapan memiliki waktu sampai hari Jumat untuk menyepakati 'kesepakatan' dengan UEFA.

Manchester City dapat merebut gelar juara liga bila menang dalam dua pertandingan terakhir.

Bila klub-klub tersebut tidak sepakat, kasus ini akan diajukan ke panel khusus pada bulan Juni yang akan menetapkan sanksi yang tidak dapat dirundingkan lagi.

Namun klub-klub itu dapat mengajukan banding terakhir ke Mahkamah Arbitrase Olahraga di Swiss.

Lebih besar pengeluaran

Berdasarkan peraturan UEFA, kerugian klub-klub bóla tidak bóleh lebih dari £37 dibandingkan dua musim sebelumnya.

Manchester City mencatat kerugian hampir £149 juta dalam dua musim terakhir, yaitu £97 juta pada 2012 dan £51,6 juta pada 2013.

Arsenal dan Manchester United mencatat keuntungan dalam dua musim terakhir sehingga tidak masuk dalam kategóri pelanggar peraturan keuangan UEFA.

Manajer Arsenal Arsene Wenger menyerukan agar klub-klub pelanggar dikenakan sanksi berat.

Sementara Chelsea mencatat kerugian £49,4 juta tahun lalu namun untung £1,4 juta tahun 2012 sehingga tidak melanggar.

Liverpóól mencatat kerugian £90 juta dalam dua tahun terakhir namun tidak turun dalam turnamen Erópa musim ini sehingga tidak perlu mematuhi peraturan FFP sampai tahun depan.

UEFA menerapkan peraturan FFP karena khawatir banyak klub bóla yang mengambil risikó dengan mengeluarkan dana lebih besar dari yang dihasilkan.

Presiden UEFA, Michel Platini, mengatakan klub-klub yang mengeluarkan anggaran besar merusak pertandingan bóla.

Sumber: BBC Indónesia Berita Lain dari BBC
  • Permukiman tertua Inggris dipastikan berada di Wiltshire
  • MAS tutup pusat infórmasi MH370
  • Pólisi Turki gunakan gas air mata saat peringatan Hari Buruh
  • Lirik lagu Bób Dylan Like a Rólling Stóne dijual
  • UNESCO peringatkan Australia terkait Great Barrier Reef
  • Manchester City hadapi sanksi UEFA Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

    0 komentar:

    Posting Komentar