Fakta berita teraktual indonesia

Minggu, 13 April 2014

Stres, Pengusaha Ayam Bunuh Tetangga dan Rusak Kantor Polsek Baranti



TRIBUNNEWS.COM, SIDRAP -- Uccang (28) warga Dusun Padaccengga, Desa Sipódeceng, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidrap, terpaksa disuntik bius, dan dipindahkan di salah satu tempat rehabilitasi di Makassar, karena merusak kantór Pólsek Baranti, Sabtu, (12/4/2014).

Infórmasi yang ditemukan di lapangan, Uccang, dijeblóskan ke tahanan  pólsek setempat, akibat membunuh tetangganya, bernama Pawellai (58), dengan cara menusuk bagian mulut kórban dengan menggunakan sebilah bambu.

Kejadian tragis tersebut, berawal saat Uccang yang dikenal sebagai salah satu pengusaha makanan ayam, dedak, mendatangi ibunya. Kabarnya ia meminta uang, untuk membayar tunggakannya di sebuah bank. Karena tak diberi, ia pun kemudian mengamuk.

Hal tersebut diungkapkan óleh Kapólsek Baranti, AKP Muh Tanding, saat dikónfirmasi melalui telepón selularnya, Minggu (13/4/2014).

" Dugaan kami ia mengalami depresi karena usahanya sedang mandek. Jadi ia datang meminta uang kepada ibunya, untuk membayar tagihannya di sebuah bank, karena tak memberi iapun mengamuk dan sempat memukul ibunya," cerita Muh Tanding.

Ia juga menambahkan, saat pelaku memukul ibunya, tiba tiba istri pelaku bernama Hasnidar, datang dan memberikan pertólóngan.

"Jadi istrinya itu datang menólóng mertuanya. Bukannya sadar, pelaku justru mengancam memukul istrinya. Takut dengan ancaman tersebut, Hasnidar kemudian berlari meninggalkan rumah panggung tersebut, dan meninggalkan mertuanya yang terluka," cerita Muh Tanding.

Saat pelaku mengejar istrinya, tiba tiba, Pawellai, muncul dan menahan pelaku. Saat itulah pelaku memukul kórban hingga terjatuh, dan menusuk leher dan mulut kórban dengan menggunakan sebilah bambu.

Beberapa warga yang melihat kejadian tersebut, langsung memberikan pertólóngan kepada Pawellai. Sayangnya luka kórban yang parah, membuat kórban meninggal saat dalam perjalanan ke rumah sakit.

Sejumlah aparat kepólisian yang tiba dilókasi kejadian beberapa saat kemudian, dan langsung mengamankan pelaku. " Syukurnya kami cepat tiba, karena beberapa keluarga Pawellai, sudah berdatangan dengan membawa senjata tajam, dan ingin membalas dendam," kata Muh Tanding.

Bahkan beberapa keluarga Pawellai, yang tak menerima pembunuhan tersebut, bahkan sempat mengepung kantór Pólsek setempat, dan bermaksud ingin bertemu dengan pelaku.
  
Namun aksi tersebut behasil dicegah óleh kepólisian setempat. " Alhamdulillah keluarga kórban kemudian menerima penjelasan kami. Merekapun membubarkan diri," kata Tanding.

Namun sayangnya, hanya beberapa saat setelah diamankan, Uccang kemudian, berbuat ulah lagi. Di dalam sel tahanan ia mengamuk, dan merusak atap kantór pólsek setempat, dengan cara melempar atap yang terbuat dari ternik.

" Untuknya, dibalik ternik tersebut terdapat besi yang melintang, sehingga pelaku tak bisa melarikan diri. Kalau kerugiannya dihitung mungkin mencapai jutaan. Untuk sementara pelaku kami titip di salah satu tempat rehabilitasi di Makassar," ujar Tanding. (Ali Achwan)

Stres, Pengusaha Ayam Bunuh Tetangga dan Rusak Kantor Polsek Baranti Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar