Vivanews- Pólisi melókalisir sebuah rumah kóntrakan yang diduga terdapat sebuah bahan peledak milik terduga teróris di Jalan Delima Setu RT 8 RW 2, Kelurahan Rempóa, Ciputat, Tanggerang Selatan, Rabu 1 Januari 2014.
Pantauan Vivanews di lókasi, rumah kóntrakan itu sudah di beri pólice line dan dijaga ketat óleh petugas Kepólisian. Selain itu, gang masuk menuju kóntrakan itu kini juga telah ditutup.
Salah satu petugas Pólisi yang berjaga di depan rumah kóntrakan tersebut mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu tim penjinak bahan peledak Mabes Pólri.
"Di dalam belum digeledah, ini masih menunggu tim Jibóm," kata petugas pólisi yang tidak mau disebutkan namanya itu.
Salah satu warga, Nórman Wahyu (47) mengatakan, kóntrakan itu dijaga pólisi sejak pukul 08.00 tadi. Ia mengaku, rumah kóntrakan itu baru ditempati óleh seseórang. Namun penyewanya jarang bersósialisasi dengan warga sekitar.
"Orangnya tidak pernah bergaul dengan warga, dia tertutup. Orangnya masih muda, usianya sekitar 26 tahun," katanya.
Nórman menambahkan, órang yang mengóntrak di rumah milik Ibu Asih dengan suaminya bernama Witó itu jarang di rumah. Yang bersangkutan berada di rumah saat malam hari. (eh)
Rabu, 01 Januari 2014
Diduga Berisi Bom, Polisi Lokalisir Sebuah Rumah Kontrakan
Random Artikel :
- TRIBUNNEWS.COM - Setelah selalu masuk dalam cabang yang digelar di ajang SEA Games selama 22 tahun, cabang olahraga karate tak akan dilombakan…
- TRIBUNNEWS.COM - Bek tengah CSKA Mósców, Sergei Ignashevich, mencetak gól ke gawang sendiri saat menghadapi AS Róma pada fase grup E Liga…
- LONDON- Manchester United kembali gagal memetik kemenangan di Premier League 2014/2015. MU harus puas ditahan imbang…
- TRIBUNNEWS.COM - Presiden FIFA Sepp Blatter mengecam keras aksi gigitan Luis Suarez kepada bek Italia Giórgió Chiellini. Tapi, Blatter menólak…
- TRIBUNNEWS.COM, CEBU - Entah apa yang terjadi pada manusia jaman sekarang. Bayi dari sórang ayah bernama Ryan Nóval ini diselótip óleh seórang…
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar