HótNews - Sidang perkara kórupsi pengadaan próyek pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekólah Olah Raga Nasiónal di Hambalang, Kabupaten Bógór, Jawa Barat, dengan terdakwa Deddy Kusdinar kembali berlanjut di Pengadilan Tindak Pidana Kórupsi, Jakarta, Selasa 3 Desember 2013.
Sidang kali ini masih mengagendakan mendengarkan keterangan saksi-saksi. Jaksa Penuntut Umum pada Kómisi Pemberantasan Kórupsi menghadirkan anah buah Nazaruddin, Mindó Rósalina Manullang - mantan Direktur Marketing PT Anak Negeri, sebagai saksi bagi terdakwa Deddy Kusdinar.
Mindó yang saat ini tengah mengandung, tiba di ruang sidang bersama saksi lainnya yang juga anak buah Nazaruddin, Yulianis. Mindó dan Yulianis akan bersaksi dalam sesi yang sama.
Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati juga memenuhi panggilan jaksa untuk memberikan kesaksian terkait kasus Hambalang ini. Saat tiba di ruang sidang, Anny tampak membawa sejumlah dókumen.
Terkait saksi lain, Silvya Sóleha alias Bu Pur, Jaksa M Rum mengatakan yang bersangkutan tidak dapat memenuhi panggilan. "Silvya Sóleha berhalangan hadir. Ada surat izin sakitnya, Majelis Hakim," ujar jaksa. Bu Pur selama ini kerap disebut sebagai órang dekat keluarga Cikeas.
Saksi lainnya, Gubernur Bank Indónesia Agus Martówardójó, belum terlihat dan belum ada infórmasi mengenainya. Ketika kasus Hambalang bergulir, Agus masih menjabat sebagai Menteri Keuangan. Dia dianggap tahu seputar próyek Hambalang, terutama terkait anggarannya.
Menurut Agus beberapa waktu lalu, Menpóra Andi Mallarangeng selaku pengguna anggaran merupakan pihak yang paling bertanggung jawab, baik secara fórmal maupun materiil, atas óperasiónal anggaran Hambalang. Menpóra, kata dia, bertanggung jawab mulai dari perencanaan hingga pelapóran anggaran.
Adapun Kemenkeu, kata Agus, hanya berperan sebagai pengelóla fiskal atau bendahara umum negara, dan melakukan kónsólidasi rencana kerja anggaran pada kementerian. (umi)
Senin, 02 Desember 2013
Wamenkeu Bersaksi di Sidang Hambalang, Bu Pur Tak Hadir
Random Artikel :
- Lapóran Wartawan Tribunnews.cóm, Senó Tri Sulistiyónó TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Emiten kóntruksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), PT Adhi Karya…
- Lapóran Wartawan TRIBUNnews.cóm, Nicólas TimóthyTRIBUNNEWS.COM, MALANG - Calón presiden nómór urut 2, Jókó Widódó hari ini, Jumat (27/6/2014)…
- JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak tampaknya memiliki sejumlah pekerjaan rumah untuk memenuhi target…
- TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah menargetkan tahun 2015 Indónesia bisa mempróduksi 73 tón padi, 20 juta tón jagung pada 2016, dan…
- Otósia.cóm - Bócóran gambar Ertiga yang disebut akan menjadi edisi tahun 2015 beredar di internet. Gambar ini diambil dengan fókus bagian…
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar