KABUL - Sedikitnya 108 orang tewas karena salju longsor di wilayah timur laut Afghanistan kemarin (25/2). Upaya penyelamatan dan evakuasi para korban terkendala cuaca dan medan yang terjal. Akibatnya, tim penyelamat dan warga setempat mengevakuasi dan mencari korban dengan tangan kosong.
Gubernur (sementara) Panjshir Abdul Rahman Kabiri menyatakan bahwa tim penyelamat dari segala penjuru Afghanistan dikerahkan ke lokasi kejadian. Tetapi, terbatasnya alat berat membuat aparat dan warga yang terlibat dalam misi penyelamatan dan evakuasi itu menggunakan alat seadanya. Yakni, sekop dan dua tangan mereka masing-masing.
Dia mengungkapkan, jumlah korban jiwa masih sangat mungkin bertambah. Sebab, longsoran salju juga menutup ruas-ruas jalan penghubung Panjshir dengan wilayah lainnya dan membuat tim penyelamat terhambat tiba di lokasi. ''Sejauh ini, sekitar 95 jenazah sudah berhasil diangkat dari balik timbunan salju,'' ujarnya. Bencana tersebut juga membuat sekitar 29 orang mengalami frostbite (kedinginan).
Selain Panjshir, longsoran salju merenggut sebelas nyawa di beberapa provinsi berbeda. Yakni, Bamyan, Badghis, Nangarhar, dan Laghman. Sejak Selasa (24/2), wilayah timur laut Afghanistan memang dilanda hujan salju lebat dan angin kencang. Badai salju muncul di kawasan pegunungan sebelah timur laut dan memicu longsor di dataran yang lebih rendah. (AP/AFP/hep/c20/ami)
portal fakta dan berita indonesia terbaru
Berita lainnya : Johan Budi Bantah Ruki Sambangi Bareskrim Polri Sendirian
0 komentar:
Posting Komentar