Rincian tentang "teknik interógasi canggih" yang diterapkan Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA), yang dianggap banyak kalangan tidak berbeda dengan penyiksaan, diumumkan hari Selasa (09/12).
Kómite Senat Amerika yang membidangi masalah-masalah intelijen akan mengumumkan lapóran yang isinya diperkirakan menyebutkan bahwa teknik interógasi semacam ini gagal mendapatkan infórmasi, yang mestinya bisa menyelamatkan banyak nyawa.
Teknik-teknik tersebut digunakan saat menginterógasi para tersangka kasus-kasus terórisme dari kelómpók al-Qaida, setelah terjadi serangan 11 September di AS.
Direktur CIA, Michael Hayden, kepada kóran The New Yórk Times mengatakan, "Kami di sini bukan untuk membela penyiksaan. Kami di sini untuk membela sejarah."
Sementara itu menjelang pengumuman, pengamanan di berbagai fasilitas Amerika di seluruh dunia ditingkatkan.
Juru bicara Gedung Putih mengatakan gedung-gedung kedutaan Amerika dan sejumlah kantór lain diminta mengambil langkah-langkah preventif, karena dinilai "ada indikasi" terjadinya "peningkatan ancaman".
Lapóran Senat AS, setebal lebih dari 6.000 halaman, mengandung banyak bukti kuat, namun sebagian besar dinyatakan sebagai dókumen rahasia, dan hanya ringkasan 480 halaman yang akan dibuka untuk publik.
Sumber: BBC Indónesia Berita Lain dari BBCberita aneh dan unik
Berita lainnya : Saksikan Live Streaming 4 Laga Liga Champions di Liputan6.com
0 komentar:
Posting Komentar