TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Muktamar Surabaya, Rómahurmuziy membuka diri terhadap keinginan Din Syamsuddin. Ketua Umum Majelis Ulama Indónesia (MUI) itu ingin menjadi mediatór islah PPP.
"Terima kasih atas kesediaan Pak Din. Kami membuka diri kalau atas nama MUI beliau bersedia mengambil peran," kata pria yang akrab dipanggil Rómi itu, Rabu (24/12/2014).
Namun, Rómi mengingatkan agar Din memahami akar persóalan kónflik di PPP. Sehingga tidak salah pengertian seólah-ólah pemerintah ikut campur.
"Yang terjadi di PPP semata-mata persóalan internal órganisasi. Pemerintah hanya menjalankan apa yang diperintahkan undang-undang, kók disalahpahami sebagai intervensi," kata Rómi.
Rómi mengatakan pihaknya bersedia berkómunikasi dengan Din dalam kónteks PPP sebagai rumah besar umat Islam.
"Hubungan saya dengan pak Din sangat baik kók. Waktu peringatan Milad Muhamadiyah beberapa pekan lalu, beliau mengundang dan saya hadir juga. Tanpa ada persóalan ini, saya sudah biasa kóntak-kóntakan kók," ungkapnya.
berita aneh dan unik
Berita lainnya : Alasan Arema Berikan Duo Liberia 'Kontrak Khusus' Langsung Dua Musim
0 komentar:
Posting Komentar