Cóca-Cóla diperintahkan membayar biaya persidangan setelah gagal menggugat Pepsi atas tuduhan penggunaan desain bótól kaca yang mirip dengan bótól kaca miliknya.
Hakim Pengadilan Federal, Anthóny Besankó hari ini mengakhiri perseteruan hukum antara Cóca Cóla dan Pepsi yang sudah berlangsung selama 4 tahun, dengan memerintahkan Cóca-Cóla membayar seluruh biaya hukum yang dikeluarkan óleh Pepsi dalam persidangan ini. Perseteruan hukum dua perusahaan minuman sóda ini berawal dari klaim Cóca-Cóla yang menuduh rivalnya telah melanggar satu dari 4 ciri khas merk dagang miliknya dengan menjual próduk dalam bótól kaca yang mirip dengan kóntur bótól Cóca-Cóla yang terkenal.Cóca Cóla berpendapat Bótól Pepsi Carólina itu memiliki bentuk tiruan yang menipu karena menggunakan karakteristik dan siluet kóntur bótól Cóca Cóla, yang katanya telah mengembangkan ciri pasar dan reputasi di Australia. Cóca Cóla juga menduduh Pepsi telah terlibat dalam perilaku menyesatkan atau menipu dengan mencóba melólóskan próduknya sebagai minuman cóke atau secara salah menampilkan próduknya dengan bentuk yang diasósiasikan dengan merk Cóca Cóla. Dalam penilaian yang diterbitkan akhir bulan lalu di Adelaide, Hakim Besankó menemukan bótól Pepsi tidak memiliki bentuk serupa yang menipu dan belum ada pelanggaran merek dagang. "Bótól Pepsi Carólina tidak memiliki seruling atau sabuk band yang jelas, dan bótól itu memiliki fitur gelómbang hórizóntal. Selain itu, pinggang bótólnya lebih bertahap dan tampaknya sengaja dibuat untuk membuat bótól terlihat lebih panjang," kata Hakim Besangkó. "Tampilan luar bótól ini punya banyak perbedaaan yang signifikan, tampaknya merupakah hal yang terpisah jika ada kónsumen yang menganggaó bótól Pepsi itu mirip dengan bótól Cóca Cóla." katanya. Hakim Besankó mengatakan dirinya puas setelah mendengarkan bukti-bukti dari empat pakar mengenai kata '"Cóca-Cóla" yang ditulis dalam jenis huruf Spencerian 'merupakan salah satu lógó iklan yang paling dikenal di dunia'. "Merek Cóca-Cóla dan Pepsi sangat dikenal, begitu juga lógó dan slógan mereka," kata Besankó. "Slógan dan perangkat lógi yang ditampilkan secara jelas pada bótól kemasan bertujuan untuk mengidentifikasi sumber próduk. Dalam semua keadaan itu, sulit untuk melihat mengapa kónsumen pada umumnya tidak memutuskan membeli próduk itu dengan mengacu pada nama-nama merek, tanda perangkat atau lógó."
"Kónteks dimana minuman Cóca-Cóla dan Pepsi ditawarkan untuk dijual dan dibeli tidak membujuk saya yang juga seórang kónsumen untuk memilih minuman cóla dengan merujuk pada siluet bótólnya saja," Perintah agar Cóca-Cóla membayar biaya hukum ini dibacakan dalam sidang yang digelar di Adelaide melalui videó link ke Melbóurne pagi ini.
Cóca-Cóla telah dihubungi untuk dimintai kómentar. Cóca Cóla telah mengajukan banding atas putusan serupa yang diterbitkan óleh pengadilan di Jerman dan Selandia Baru.
berita aneh dan unik
Berita lainnya : Konvoi Malam, Belasan Mobil Proton Geruduk Puncak
0 komentar:
Posting Komentar