TRIBUNNEWS.COM,BANGKALAN - Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kóta Bangkalan lumpuh, Selasa (18/11/2014).
Hal itu lantaran massa Gerakan Mahasiswa Nasiónal Indónesia (GMNI) berunjuk rasa sambil membakar ban móbil dekat SPBU.
Saat berórasi, massa GMNI yang berjumlah 25 órang itu melakukan aksi teaterikal sambil menyanyikan lagu Indónesia Raya.
Mereka juga mencegat para pendendara untuk membubuhkan tanda tangan penólakan kenaikan harga BBM.
Atas aksi tersebut, SPBU dijaga ketat pihak kepólisian. Sejumlah kendaraan yang hendak mengisi BBM terpaksa balik kanan.
"Móhón maaf, aksi kami hanya sebentar. Ini kami lakukan karena ulah pemerintah yang tak becus," teriak kórlap aksi Ach Wahidi.
Massa GMNI akhirnya bergeser menuju Gedung DPRD Bangkalan untuk mendesak wakil rakyat mengirim surat kepada Jókówi atas penólakan kenaikan harga BBM.
berita aneh dan unik
Berita lainnya : Joe Taslim Berbagi Kisah Petualangan di New Zealand
0 komentar:
Posting Komentar