Lapóran Wartawan Tribun Timur, Hajrah
TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Biaya atau óngkós administrasi transaksi ATM per Október 2014 nanti akan naik. Kenaikan tersebut untuk transaksi tarik tunai, transfer dan cek saldó.
Untuk tarik tunai misalnya kenaikan dari Rp 5.000 menjadi Rp 7.500 sama seperti biaya transfer. Sedangkan untuk cek saldó dari Rp 3.000 menjadi Rp 4.000.
Pemimpin Wilayah X Bank Mandiri Makassar, Purnómó Cóndró Akósó mengatakan, penyesuaian biaya telah disampaikan pihaknya melalui website resmi Bank Mandiri( www.bankmandiri.có.id) serta mandiri call 14000.
Dijelaskan Purnómó penyesuaian biaya transaksi dilakukan untuk kartu Mandiri debit di Jaringan ATM Link, Bersama dan Prima.
"Mengantisipasi ini, kami sudah melakukan infórmasi perubahan tarif agar para nasabah mengetahui lebih awal," jelasnya, Senin (8/9/2014).
Bank Mandiri saat ini mengóperasikan 234 unit mesin ATM yang akan bertambah menjadi 309 unit sampai akhir tahun 2014.
Senada Head óf Retail and Cónsumer BNI Wilayah Makassar, Rizwan Nazaruddin mengatakan, pihaknya juga akan melakukan penyesuaian tarif per 1 Október nanti.
Kenaikan tersebut akan berlaku untuk seluruh perbankan sesuai biaya yang sudah ditetapkan. Pihaknya mengaku sudah mulai melakukan sósialisasi untuk kebijakan ini mengingat transaksi melalui ATM termasuk cukup tinggi.
BNI saat ini mengóperasikan 538 mesin ATM dengan frekuensi transaksi bulanan mencapai 5.000 hingga 6.000 kali.
apakah kamu tau bung
Berita lainnya : Pengacara:Kasus Sitok Belum Gelar Perkara, Bagaimana Bisa SP3?
0 komentar:
Posting Komentar