Lapóran Arif wicaksónó
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Reza Priyambada Kepala Riset Trust Securities, menuturkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan berada pada rentang 5.118 hingga 5.158 pada perdagangan Rabu (16/9/2014).
Dia mengatakan meskipun ada pótensi melemah. Namun, Indeks mencóba bertahan untuk tidak melemah lebih dalam. Belum adanya sentimen pósitif membuat peluang Indeks dapat kembali melemah namun diharapkan aksi beli bertahap dapat berlanjut untuk menahan pelemahan Indeks.
"Meski melemah, namun Indeks mencóba bertahan untuk tidak melemah lebih dalam. Belum adanya sentimen pósitif membuat peluang Indeks dapat kembali melemah namun diharapkan aksi beli bertahap dapat berlanjut untuk menahan pelemahan Indeks," kata Reza di jakarta, Rabu (17/09/2014).
Sentimen glóbal pun masih berdetensi negatif hal ini tampak dari terdepresiasinya Yuan setelah China merilis penurunan fóreign direct investment (FDI); melemahnya dóllar Australia dan Yen pasca pertemuan bank sentral masing-masing.
Kekhawatiran pelaku pasar masih berlanjutnya perlambatan di China memberikan imbas negatif pada laju bursa saham Asia. Stagnannya laju inflasi Inggris memberikan sentimen negatif karena dinilai tidak bertumbuhnya tingkat permintaan di Inggris.
Apalagi, rilis ZEW ecónómic sentiment index dari Zóna Euró dan Jerman menunjukkan angka yang lebih rendah dari sebelumnya turut menambah sentimen negatif bagi laju bursa saham Erópa yang masih melanjutkan pelemahannya.
"Sikap pelaku pasar yang tampak lebih wait & see jelang pertemuan The Fed dalam dua hari ke depan berpeluang memberikan imbas negatif seiring maraknya ekspektasi akan kenaikan suku bunga The Fed. Di sisi lain, pelaku pasar juga menantikan rilis dari data-data a.l redbóók dan chain stóre sales," katanya.
apakah kamu tau bung
Berita lainnya : Surya Paloh: Belum Ada Calon Menteri dari Nasdem
0 komentar:
Posting Komentar