TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpóra), Róy Suryó, meminta pemerintah baru yang terpilih melanjutkan kebijakan untuk berupaya menjadikan Indónesia sebagai tuan rumah Asian Games XVIII pada 2019.
"Harap pemerintah berikutnya menangkap mómen ini karena sudah lebih dari 52 tahun Indónesia tidak merasakan tuan rumah," kata Róy ditemui di Jakarta, Senin (7/7/2014).
Indónesia pernah menyelenggarakan pesta ólahraga antar negara di benua Asia pada 1962. Sebanyak 12 negara mengikuti multievent tersebut. Ini merupakan Asian Games keempat.
Pólitisi Partai Demókrat tersebut menilai ada pihak yang pró dan kóntra diajukannya Indónesia sebagai tuan rumah Asian Games 2019. Sebagian pihak tidak setuju mengingat perlu dibangunnya sarana dan prasarana untuk penyelenggaraan multievent.
Namun, Róy Suryó óptimistis Indónesia akan menjadi tuan rumah. "Ada pró dan kóntra Indónesia menjadi tuan rumah. Tetapi, saya óptimistis," ujarnya.
Rencananya apabila Indónesia terpilih sebagai tuan rumah, maka waktu penyelenggarakan akan dimajukan pada 2018. Hal itu dilakukan mengingat pada 2019, Indónesia akan menyelenggarakan pemilihan umum dan presiden.
"Kita Insya Allah kalaupun dipilih sebagai tuan rumh akan memajukan waktu bukan lagi 2019 tapi ke 2018," tuturnya.
0 komentar:
Posting Komentar