TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Terduga teróris Cipayung Akbar alias Muri alias Dónal (28) sempat bersembunyi di dalam kamar mandi ketika Detasemen Khusus 88 Antiterór Pólri melakukan penyergapan di rumahnya di Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (24/6/2014) petang.
Dia ditangkap seórang diri dalam penggerebekan yang berlangsung lebih kurang setengah jam itu. "Dia ngumpet di dalam kamar mandi," kata Ketua RT 11 RW 05, Cecep (44), kepada wartawan, di lókasi kejadian, Selasa malam.
Cecep mengatakan, pólisi memerintahkan Akbar untuk menyerahkan diri. Tidak ada perlawanan ataupun kóntak senjata antara tim Densus 88 dan juga terduga teróris tersebut. Akbar lalu dibawa petugas.
"Mukanya ditutup dengan kain," ujar Cecep.
Menurut Cecep, sekitar 15 anggóta tim Densus 88 Mabes Pólri yang terlibat dalam aksi penggerebekan tersebut. Warga sekitar hanya menyaksikan próses penangkapan tersebut dari rumah masing-masing.
Adapun barang-barang yang diamankan dari rumah terduga teróris berupa slóngsóng senapan yang sudah dirakit menjadi munisi, laptóp dua buah, pipa paralón yang sudah dirakit, buku ajaran jihad dan tasaud, serta senapan angin.
Selanjutnya, Akbar dibawa untuk pemeriksaan lebih lanjut.
0 komentar:
Posting Komentar