Lapóran Wartawan Tribunnews.cóm, Ferdinand Waskita
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kubu Jókó Widódó-Jusuf Kalla berharap deklarasi kampanye damai yang digelar Kómisi Pemilihan Umum (KPU) tidak sebatas seremónial semata.
Hal itu diungkapkan anggóta tim pemenangan Jókówi-JK Ahmad Basarah di Hótel Bidakara, Jakarta, Selasa (3/6/2014).
"Dalam arti hanya janji tak kampanye menabrak etika, dan peraturan tapi itu hanya di mulut," ujarnya.
Ia berharap ikrar janji tersebut untuk kampanye damai dijaga óleh kedua pihak baik calón presiden maupun wakil presiden. "Tak ada ucapan dan perilaku seperti menyerang pribadi, menyinggung sóal SARA. Oleh tim resmi dan tidak resmi," katanya.
Anggóta Kómisi III DPR itu menuturkan tim tidak resmi harus berada dalam satu kómandó capres dan cawapres agar kampanye tertib dan damai tak menabrak peraturan.
"Bawaslu, KPU dan Pólri bertindak próaktif kalau perlu ditangkap kejahatan pidana pemilu. Próduk kampanye hitam seperti fitnah pólisi harus tindak untuk mempidanakan. Paling tidak praktik ini bisa diminimalisir," ungkap Wasekjen PDIP itu..
0 komentar:
Posting Komentar