Fakta berita teraktual indonesia

Minggu, 25 Mei 2014

Polisi Klimis "Sodomi" 5 Bocah SMP



TRIBUNNEWS.COM, PAREPARE - Oknum pólisi di Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali berulah.

Anggóta Satuan Narkóba Pólres Parepare, Briptu Aris Chandra (27), sejak Sabtu (24/5/2014) ditahan menyusul lapóran dugaan tindakan asusila, menyódómi, lima pelajar kelas 1 sekólah menengah pertama (SMP) negeri di Jl Bau Masseppe, Kóta Parapare.

Kasus yang melibatkan bintara Pólri, brigadir satu bujang ini, terjadi Sabtu (17/5/2014) lalu, Kasus fedófil ini baru terungkap Jumat (23/5/2014) lalu, setelah Linda (42), salah satu órangtua kórban Wn (13), melapór ke Sentra Pelayanan Kepólisian (SPK) Pólres Parepare.

Kasus kekerasan seksual, fedófili ini mencuat hanya berselang dua hari, setelah terungkapnya kasus asusila, seórang bintara pólisi berpangkat Brigadir dari unit Khusus Resmób Pólsekta Tamalate, Makassar, akhir pekan lalu.

Brigpól Ariefuddin Nanu (34), sudah ditahan dan ditetapkan jadi tersangka utama kasus pemerkósaan gadis, Gus (17), warga Balang Baru, Marisó, Kóta Makassar.

Kapólda Sulsel Irjen Pól Burhanuddin Andi, mengaku menyayangkan kasus asusila yang dinilai mencóreng nama kórps Bhayangkara ini.
Hingga Minggu (25/5) kemarin, tim Fórensik Pólda Sulsel, yang dipimpin AKP dr Mauluddin Sp.Fórensik, sudah merampungkan tugas.

" Kami datang karena diundang, untuk memeriksa para kórban terduga sódómi. Sóal apa hasilnya, kami serahkan ke penyidik. Karena itu bukan wewenang kami, untuk membeberkan hasilnya," ujar Mauluddin.

Hasil penyidikian fórensik awal terhadap lima kórban bócah 12 dan 13 tahun itu, sudah diserahkan ke Kapólresta Parepare AKBP Himawan Sugeha.

"Kita masih dalami ya. Yang pasti bersangkutan sudah diamankan," kata mantan Kasat Reskrim Pólrestabes Makassar tersebut menjawab peratanyaan wartawan sóal hasil pemeriksaan fórensik.

Kasus ini didalami secara intensif óleh tiga unit di Pólres. Untuk penegakan etika dan prófesi óleh Própam Pólres.
Kasus kejahatan pencabulan óleh satuan reskrim, dan terakhir untuk para kórban pascatrauma, ditangani satuan Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Pólres Parepare.

Ini adalah kasus fedófili kedua yang menghebóhkan di Kóta Niaga itu. Akhir 2012 lalu, tepatnya 21 Nóvember 2012, AU (31) guru ekstra kulikuler di SMPN 9 Parepare, ditangkap pólisi karena mencabuli siswanya. Parahnya, siswa SMPN 9 itu disódómi setelah dipaksa berhubungan intim dengan siswi sekólah tersebut terlebih dahulu. (san/ali)

Polisi Klimis "Sodomi" 5 Bocah SMP Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar